"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Pengrebegan Judi Kartu Remi di Batealit Jepara

Proses pengrebegaan Judi di Batealit Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Kepolisian sektor batealit mengrebek tempat judi kartu remi  di desa bawu kecamatan batealit kabupaten jepara,dari operasi pengrebekan tersebut jajaran polsek batealit berhasil mengamankan beberapa unit sepeda motor yang ditinggal lari oleh pemiliknya.

Kapolsek Batealit AKP.Hendro,S. saat di konfirmasi lewat saluran telpon, membenarkan adanya penggrebekan tempat judi remi di desa bawu, iya ada penggrebekan tempat judi remi di salah satu kebun kosong tepatnya di desa bawu informasi tersebut dari laporan salah satu masyrakat bahwa ada perjudian jenis kartu remi disalah satu tanah kosong/ kebun didesa tersebut maka saya langsung mengirimkan salah satu anggota untuk mengecek kebeneran informasi dari masyarakat tersebut.

alhasil kita amankan ada 4 unit kendaraan bermotor milik pelaku  judi yang ditinggalkan..dan untuk orangnya/pelaku belom berhasil di amankan karena keburu lari ketika melihat petuga yang datang.pungkasnya. 
[Riz]

Aksi Pencurian Kian Merajalela, Kewaspadaan Perlu ditingkatkan

JEPARA - suaraonlineterkini.com - Maraknya aksi pencurian diwilayah kabupaten JEPARA akhir akhir ini sudah dalam tingkat waspada, banyak laporan dari masyarakat yang mengaku telah kehilangan barang maupun hewan peliharaan.

Baru baru ini diwilayah Desa Tubanan setidaknya sudah terjadi tiga kasus, yakni pencurian hewan ternak Dan kendaraan bermotor yang terjadi pads 13-9-2015 kemarin.

Hal tersebut membuat media suaraonlineterkini.com ikut prihatin Dan berusaha sosialisasi keamanan di berbagai Desa yang ada di Kabupaten JEPARA,  saat disinggung perihal keamanan lingkungan, kamituo Desa Kancilan Wasito mengunkapkan diwilahnya relatif aman, namun until menganrisipaai tindak kejahatan, ada anjuran Dari kepala Desa Kancilan until mengaktifkan poskamling dan Jaga malam, hal tersebut juga diungkapkan Kapolsek Bangsri AKP Timbul Taryono " Pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar diwilahnya diaktifkan poskamling Dan Ronda malam". Dan pihaknya akan sosialisasi ke masyarakat terkait keamanan lingkungan.

Dilain pihak, Camat Mlonggo Samiadji mengungkapkan diwilayahnya relatif kondusif bahkan disetiap tingkat Rt ada pos Ronda namun untuk keaktifannya baru sekitar 20%, ungkapnya. Mantan Camat Tahunan JEPARA ini juga menambahkan wilayah kecamatan mlonggo tergolong rendah untuk tindak kejahatan, pihaknya fokus untuk mengembangkan potensi wisata di wilahnya termasuk kawasan pantai mororejo(pungkruk) yang saat INI juga mwnjadi perbincangan hangat terkait penggusuran karaoke di oantai tersebut.
[Z/r]

Jelang Lebaran, Waspadai Aksi Kejahatan di Keramaian.

JEPARA - suaraonlineterkini.com - Lebaran tinggal menghitung beberap hari lagi, bagi anda umat muslim yang sedang melakukan puasa ramadhan moment lebaran memang sangat ditunggu tunggu, karena selama sebulan menahan haus dan lapar tiba saatnya untuk merayakan kemenangan.

Berbagai persiapan jelang Lebaran sangat disiapkan bagi umat muslim yang akan merayakannya karena moment lebaran hanya setahun sekali, seperti baju baru sudah menjadi tradisi tahunan, pasar pasar dan berbagai tempat perbelanjaan sangat ramai dipadati pengunjung.

Namun moment jelang Lebaran biasanya juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan khususnya copet dan perampokan, ditempat keramain seperti pasar, terminal dan tempat perbelanjaan inilah mereka melakukan aksinya, tak pandang bulu ia mengincar korbannya, lebih lebih kaum perempuan yang banyak dasi sasarannya.

Kejahatan jelang lebaran memang sangat meningkat apalagi dikota kota besar, mulai dari hipnotis, gendam, pencopetan hingga penodongan.
Untuk itu kewaspadaan perlu ditingkatkan

Nah..untuk tips untuk anda aman berbelanja jelang lebaran  antara lain :
- jika ingin berbelanja ketempat keramaian seperti pasar dan swalayan hendaknya jangan sendirian.
- khusus untuk kaum perempuan, jika ingin pergi ketempat keramaian hindari memakai perhiasan yang mencolok, karena akan mengundang kejahatan.
-jangan takut dan malu bertanya pada petugas /polisi dan minta batuan jika menemukan orang yang mencurigakan ditempat keramaian.
- dan yang terakhir jangan mudah percaya dan waspada terhadap orang yang baru dikenal, sebaiknya ditolak jika diberi makanan atau minuman, biasabya hal ini banyak terhadi diterminal terminal, berkaitan dengan aksi hipnotis.

Itulah beberapa tips agar aman berbelanja jelang lebaran dan pastikan bijak dalam memilih barang barang yang bermanfaat agar Lebaran anda semakin berwarna dan bermakna positif selepas berakhirnya bulan Ramadhan. [zudi]

Waspada! Pemudik asal Sukabumi kehilangan barang bawaanya

Suaraonlineterkini.com - sukabumi - Pemudik asal  sukabumi jawa barat, mengalami kehilangan  barang bawaan saat tiba diterminal bus kota sukabumi. Barang bawaan berupa paket makanan pemberian tunjangan hari raya dari majikanya saat bekerja. Namun demikian belum juga dinikmati keluarga dikampung halaman , barang tersebut sudah raib. Akibat kejadian tersebut ia segera melaporkan kepada petugas keamanan terminal bus.

Nasib naas dialami Dadun ( 40 )  warga kecamatan ciwaru kabupaten sukabumi jawa barat,  ia  menjadi korban pencurian barang bawaan saat mudik  dan tiba  di terminal  bus  kota sukabumi. Menurut dadun,   Kejadian berawal saat ia  naik bus jurusan kali deres jakarta sukabumi , dan membawa barang bawaan paket lebaran  Tunjangan Hari Raya dari majikanya yang disimpan di dalam bagasi bus. Namun ia menjelasklan saat tiba di terminal kota sukabumi   dan hendak mengambil  barang bawaanya didapati sudah tidak ada dan hanya ada dus berisi telur,” ujarnya.

Daun juga megeluhkan maraknya jasa pikul yang memadati terminal apa lagi saat bus tiba dan langsung menuju bagasi, dengan menawarkan cepat jasanya, “ saya ikhlas barang bawaan saya hilang dan tertukar, namun demikian pihak pengelola dan petugas terminal agar memberikan pembinaan terhadap para jasa pikul agar kejadian menimpa saya tidak menimpa pada penumpang lain,”keluhnya.

sementara atas kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung mengumpulkan para tukang jasa pikul untuk diberikan pengarahan, namun demikian kejadian tersebut diduga akibat  tertukar barang saat menggunakan jasa pikul.[uher]

Polisi berhasil meringkus kawanan perampok sepesialis nasabah bank

SOT Jepara - Maraknya aksi perampokan di Jepara membuwat Kepolisian Resor (Polres) Jepara bekerja keras,al hasil kawanan perampok sepesialis nasabah bank dan para pengusaha mebel di Jepara berhasil di ringkus Polisi.

Para pelaku tersebut adalah Ibra Juddinsyah warga RT 6 RW 6 Kelurahan Jua Jua, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering, Sumatera Selatan (Sumsel)  (46)  Andi Tabroni (25), warga RT 4 RW 2

Kelurahan Cinta Raja Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, Rizky Madri (31), warga RT 11 RW 5 Kelurahan Kota Raya Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir,

Sumsel, Bakri (35), warga RT 4 RW 3 Kelurahan Sidakersa Lorong Arman Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering, Sumsel, dan Bayu Santoso (29), warga RT 6 RW 3 Kelurahan Pasar Manggis

Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan. Tercatat para pelaku pernah beraksi di depan swalayan Saudara jepara dan sejumlah titik di wilayah Jepara Kota.

Ibra Juddinsyah (46) saat di tanya wartawan mengatan,dirinya dan 7 rakannya datang ke Jepara pamit kepada keluarga untuk bekerja di perusahaan mebel,namun sesampainya di Jepara bukannya bekerja di

perusahaan mebel melainkan merampok. Ibra mengaku tiba di Kabupaten Jepara pada bulan Februari lalu. Selama di Jepara, komplotan rampok spesialis nasabah bank ini baru beraksi empat kali.

Meski beraksi di wilayah Bumi Kartini, Ibra dan kawan-kawannya tinggal di Hotel Artha di Kabupaten Kudus.Di tanya tentang hasil merampoknya untuk apa, dia mengaku di kirimkan ke kampung halaman.


Kabag Humas Polres Jepara AKP Usman Jumaidi saat gelar perkara di Polres Jepara (7/4)  menyampaikan, para pelaku juga terlibat  kasus perampokan terhadap warga negara India, Firoz Karimadath.

Usman menjelaskan, dari aksi di depan swalayan Saudara para pelaku berhasil mendapatkan Rp. 30 juta. Sedangkan dari tiga lokasi lainnya di Jepara berhasil terkumpul Rp 38 juta, semuanya nasabah BCA.
Selama beraksi di Jepara, kawanan rampok spesialis nasabah bank ini berhasil menggasak uang Rp. 68 juta. Pada aksinya yang terakhir, para pelaku menggasak uang Rp. 45 juta dan Ipad,milik warga negara India, Firoz Karimadath.

Usman menambahkan Polisi masih memburuh tiga teman para pelaku yang juga terlibat yakni, Ari (26), Ediyanto (35), Temi Primadani (24). Ketiganya merupakan warga Ogan Komering Ilir Sumsel. (Ferdy)

Kawanan perampok kembali beraksi di Jepara 45 Juta raib.

SOT Jepara - Kawanan perampok kembali beraksi di Jepara, Jumat siang pukul 13:00 Wib (28/03). Perampok itu berhasil mengasak uang tunai 45 Juta dan  sebuah ipad milik korban,modusnya para pelaku menembak ban mobil milik korban hingga bocor.

Korban adalah Veiroz warga india yang sekarang berkerja di perusahaan mebel di Jepara,Verioz menceritakan awal kejadian dirinya mengunakan mobil dengan nopol K 8980 YC saat  mengambil uang tunai 45 juta di Bank BRI Jalan Pemuda guna umtuk memnbayar gaji karyawan.

Tanpa disadari Sesampainya di jalan KH Wahid Hasim korban di peringatkan pelaku bahwa ban mobilnya  sisi kiri belakang bocor,korban turun mengecek ban dan salah satu pelaku langsung mengasak tas hitam berisikan uang tunai 45 Juta serta sebuah Ipad,dari sisi kanan pintu mobil.Kedua pelaku langsung kabur ke arah kudus korban mencoba memberhentikan namun gagal.

Berhati-hatilah tindakan kriminal datang kapanpun dimanapun kita berada, dengan meningkatkan kewaspadaan kejahatan yang timbul bisa untuk diminimalis, penjagaan dari aparat kepolisian itu sangat perperan disaat para nasabah Bank saat mengambil uang, dari pihak kepolisian dimohon untuk menuntaskan kejadian perampokan tersebut.

"Pelaku berjumplah dua orang mengunakan motor jupiter tanpa mengunakan helm" Ujar Veiroz, setelah diwawancarai  wartawan SOT Jepara setelah kejadian. sementara kasus ini di tangani pihak kepolisian Polres Jepara. himbauan Agara berhati-hati saat pengambilan uang harus ada penjagaan agar tidakan kejahatan bisa di minimalis. (Ferdy)

Seorang Penjual Sabu asal Desa Kancilan Diringkus Polisi

SOT Jepara - Seorang penjual sabu sabu berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Jepara. Pelaku adalah Muhammad Sato warga Rt 04/ 11 desa Kancilan Kecamatan Kembang . Selain menjual narkotika jenis sabu sabu , Sato juga target daftar pencarian orang pelaku pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) yang beraksi di wilayah Bumi Kartini

Kasat Narkoba Polres Jepara AKP I Dewa Gede Mahendra didampingi Kasubag Humas Polres Jepara AKP Usman Jumaidi saat gelar perkara di Polres Jepara  , Kamis 27 Maret 2014 mengatakan , Penangkapan bermula atas informasi masyarakat yang diduga selama ini menjual barang haram tersebut , kemudian petugas gabungan dari Polres Jepara menindak lanjuti untuk penyelidikan .

Hasil penyelidikan dirumah pelaku desa Kancilan Kembang pada 4 Maret lalu polisi berhasil mengamankan pelaku beserta  barang bukti 4 paket sabu sabu seberat 1 gram yang disimpan di dibawah meja yang terdapat dikamar tidur nya dengan cara dilem alteco. Sebuah timbangan untuk menimbang sabu sabu dan 9 pack plastik clip untuk membungkus barang haram tersebut . Serta 2 bungkus gula batu seberat 60 gram . Gula batu tersebut merupakan sebuah modus pelaku untuk mengelabui pembeli , untuk meyakinkan penjual bahwa pelaku mempunyai banyak sabu sabu , karena gula batu tersebut hampir mirip dengan sabu sabu .

Mahendra juga menambahkan , Pelaku yang sebelumnya pernah masuk jeruji besi dengan kasus pencurian dengan kekerasan ( curas ) pada 2010 lalu itu ,juga berperan sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) . Pelaku sering beraksi diwilayah Bumi Kartini dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang .

Mahendra juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat , untuk turut serta memberantas peredaran narkoba yang saat ini sudah merambah kedaerah daerah pedesaan . Diharapkan masyarakat jangan segan segan melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya transaksi atau peredaran narkoba dilingkungan sekitar

Kini pelaku musti kembali mendekam di bui, dengan ancaman Pasal 114 dan 112 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika , dengan hukumanpenjara paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara .(ferdy)

Dua pemuda warga Karanggondang diringkus setelah aksi Penjambretan

SOT Jepara - Ahmad Hidayat alias Margo (22) warga Karanggondang Rt 4 Rw 9 Mlonggo dan Bambang Priyadi alias Deni (36) warga Karanggondang Rt 6 Rw4 Mlonggo . Harus menekam di penjara dan mempertanggung jawabkan perbuatanya,pasalya dua pemuda ini melakukan tindak kejahatan penjambretan kepada seorang korbannya di kawasan simpang ruwet Jepara, Pelaku yang sebelumnya menjadi daftar pencarian orang cukup lama itu sudah beraksi di 10 TKP di wilayah Bumi Kartini.

Kapolsek Kota Akp Hendro Asriyanto saat gelar perkara di Polsek kota (25/3) mengatakan, Kedua pelaku dibekuk di sekitar Jl. Kolonel Sugiyono pada Sabtu malam Minggu lalu sekitar pukul 21.00 Wib, dari tanggan Pelaku polisi mendapati sebuah handphone Blackberry dan sejumlah uang didalam tas korban ,saat pembekukan para pelaku sempat melakukan perlawanan kepada polisi.

Modusnya para peluku membututi korban,setelah di rasa aman para pelaku melakukan aksinya dengan cara menghentikan korbannya,setelah berhasil menggasak harta benda korban pelaku kabur dan pelaku yang lainnya menyamar sebagai penolong, hal itu di lakukan agar korbannya tidak terfokus untuk mengejar pelaku yang kabur.

Kopolsek menambahkan, Saat ini seorang pelaku yang masih komplotan kedua pelaku masih menjadi buronan Polisi, para pelaku  melanggar Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara atas tindakan pencurian dengan kekerasan. (Ferdy)

Pasutri Menggelapkan 600 Mobil Rental Senilai Rp 100 M

Polisi meringkus pasangan suami istri (pasutri), Dian Suningrat dan Aisyah, lantaran terlibat penipuan dan penggelapan 600 mobil rental. Modus pelaku menjalankan aksinya beragam.

"Modusnya tersangka menyewa mobil beragam jenis dari beberapa perusahaan rental. Kemudian tersangka merentalkan lagi kepada orang lain dengan mendepositkan sejumlah uang. Setelah kendaraan dikembalikan, deposit boleh diambil, tapi ternyata uangnya sudah hilang," jelas Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol Erwin Faisal sewaktu ditemui di Pemancingan Bahana, Ujungberung, Kota Bandung, Jumat (1/11/2013).

Erwin menjelaskan, pasutri tersebut merupakan pemilik perusahaan bernama PT Keyko yang berkantor di kompleks pertokoan Metro Indah Mal (MIM), Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. "Aisyah sebagai Komisaris dan Dian menjadi Direktur perusahaan. Tersangka ini menyewa puluhan hingga ratusan mobil ke sejumlah perusahaan rental atau jasa penyewaan kendaraan," ungkap Erwin.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan para tersangka berjumlah lima orang ini sudah melakoni aksinya selama 1,5 tahun. "Tersangka menipu dan menggelapkan 600 mobil beragam jenis milik perusahaan rental dan perorangan," kata Martin di tempat sama.

Pelaku lewat perusahaannya berdalih kerja sama dengan sejumlah perusahaan jasa penyewaan kendaraan di Kota Bandung. "Modus tersangka ini beragam. Ada dengan cara menyewakan lagi mobil per unit seharga 50 juta rupiah kepada pihak perusahaan dan perorangan dengan jangka waktu satu tahun," ucapnya.

"Lalu modus menggadaikan mobil yang sudah disewa tersangka kepada pihak lain, sehingga tersangka bisa memperoleh uang 50 juta hingga 100 juta rupiah. Modus lainnya, mengajak nasabah berinvestasi bisnis pertambangan atau galian pasir dengan menjaminkan mobil rental itu," tutur Martin menambahkan.

Menurut Martin, pasutri tersebut tidak bekerja sendirian. Keduanya merekrut marketing freelance. "Jadi yang maju menawarkan modus itu para pekerjanya, bukan pelaku utamanya. Para marketing freelance ini tersebar di dalam dan luar Jawa Barat. Marketing itu mencari nasabah perorangan dan perusahaan.
Ratusan mobil yang digelapkan pelaku diduga kuat sudah menyebar ke sejumlah wilayah Indonesia. Anggota Ditreskrium Polda Jabar terus menyelidiki kasus ini dan melacak keberadaan mobil yang belum jelas rimbanya.

"Mobil rental yang digelapkan itu 600 unit. Kalau satu kendaraan itu seharga 150 juta rupiah, berarti kerugian yang dialami para pemilik mobil itu totalnya diperkirakan sekitar 100 miliar rupiah," tutur Martin.

Sepekan lalu, polisi meringkus Dian dan Aisyah di daerah Cianjur, Jabar. Selain itu, polisi turut menangkap tiga orang pegawai PT Keyko lantaran menikmati hasil dari aktivitas bisnis tipu-tipu.

"Kami imbau dan meminta bagi pihak dan masyarakat yang pernah menjadi korban perusahaan Keyko ini bisa melapor. Selain itu, orang atau nasabah yang menyewa atau membawa mobil dari tersangka agar mengembalikan mobil kepada pemiliknya (perusahan rental dan perorangan). Karena pemilik mobil rental dan nasabah yang berhubungan dengan tersangka ini merupakan korban," jelas Martin.

Polisi kejar pelaku pengrusakan rumah pengusaha

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya masih masih melakuan pengejaran terhadap F, pelaku pengrusakan rumah pengusaha Adiguna Sutowo di Jalan Pulomas Barat VII No 3 Blok D2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, pihaknya juga masih mengejar satu orang lainnya yang diduga ikut pada proses pengrusakan tersebut.

"Kita masih mencari pelaku, F dan sopir yang mengantar pelaku ke lokasi kejadian," kata  Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/10/2013).

Saat ini sendiri, menurut Rikwanto, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi. Mereka antara lain adalah petugas keamanan rumah Adiguna dan seorang pembantu rumah tangga.

Selain itu, mereka juga berhasil mengamankan mobil Mercy yang dipakai untuk merusak rumah yang ditemukan di sebuah bengkel di Jalan Sudirman.

Gelapkan Mobil Rental, Anggota Dit Polair Diamankan Polisi



Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit mengamankan Anggota Direktorat polisi perairan (Dit Polair) Barhakam Mabes Polri. Pelaku ditangkap terkait kasus penggelapan mobil rental di Tanjung Priok. Informasi yang dihimpun detikcom, Aiptu Andi betugas di Direktorat polisi perairan Jakarta Utara, Barhakam Mabes Polri. Andi diketahui merental mobil Daihatsu Xenia bernopol B 1209 RP di Jalan Tongkol, Tanjung Priok. Rencana mobil hendak digadaikan ke orang lain dengan uang jaminan sebesar Rp 30 juta. Apes bagi Andi, dirinya tidak menyadari keberadaan GPS di dalam mobil tersebut. Korban yang diketahui bernama Rahmad Gundowo mengikuti kendaraan miliknya. Sampai akhirnya mobil tersebut terdeteksi di Mc Donald Pangkal Jati. Belakang diketahui Aiptu Andi sedang menunggu pembeli mobil tersebut. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Duren Sawit, Kompol Imran Gultom membenarkan akan informasi tersebut. Menurutnya pelaku ditangkap atas kasus penggelapan mobil. "Iya betul, lokus lidik di wilayah Tanjung Priok. Kasusnya penggelapan mobil rental," ujar Gultom, Kamis (24/10/2013). Ia menjelaskan reskrim Polsek Duren Sawit bertugas mengamankan pelaku. Sedangkan untuk pengembangan lebih lanjut ditangani Polsek Tanjung Priok. "Barang bukti berikut tersangka telah kita limpahkan ke Polsek Tanjung Priok, lebih jelas kesana saja," ungkapnya.
 

Pengunjung SOT Jepara

Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara