"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Benarkah? Shampo Bayi Berbahaya

Benarkah? Shampo Bayi Berbahaya

Written By suaraonline terkini on Sabtu, 30 November 2013 | 05.52


SEBUAH studi baru menyebutkan banwa penggunaan shampo bayi ternyata berbahaya karena dapat menimbulkan kanker. Benarkah?

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Analyitical Science di Amerika pada 2009 menemukan 23 dari 28 produk khusus bayi mengandung Formaldehyde, atau dikenal sebagai Karsinogen, zat kimia yang dapat menyebabkan kanker.
Penelitian yang dilakukan dalam rangka kampanye untuk penggunaan kosmetik yang aman (Campaign for Safe Cosmetics) ini menemukan bahwa dalam sebuah produk sampo khusus bayi yang beredar, termasuk di Indonesia, mengandung 200 ppm (0,02 persen) Formaldehyde. Padahal Formaldehyde yang ditemukan secara alami dalam banyak makanan dan tubuh manusia hanya sebesar 4 ppm.
"Kami tidak bermaksud membuat panik para orangtua, akan tetapi ingin memberitahu mereka bahwa produk-produk yang berlabel berbahan lembut dan alami ternyata terkontaminasi Karsinogen, yang sebenarnya sama sekali tidak perlu," ungkap Stacy Malkan, juru bicara Campaign for Safe Cosmetics.
Formaldehyde tidak hanya ditemukan dalam produk shampo, tetapi di beberapa produk-produk lain, seperti losion, sabun cair, pasta gigi, tisu basah serta krim anti matahari untuk bayi.
Tak hanya itu, dalam produk sampo khusus bayi juga ditemukan Quaternium-15. Kedua zat kimia ini dapat memicu ruam dan reaksi alergi bagi sebagian kulit orang yang sensitif.
Sebelumnya, WHO juga telah mengidentifikasi adanya keterkaitan antara Formaldehyde dan kanker darah, Leukimia.
Menurut America Environmental Protection Agency, kedua unsur kimia ini sebenarnya tidak ditambahkan secara sengaja dalam produk-produk tersebut. Kedua unsur kimia ini muncul disebabkan proses pembuatan produk.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara