"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Tak Minta Bayaran, Hidup untuk Pengabdian

Tak Minta Bayaran, Hidup untuk Pengabdian

Written By Unknown on Sabtu, 07 Desember 2013 | 00.01

Mungkin tak banyak di muka bumi, seorang dokter yang mengabdikan hidup dan profesinya untuk masyarakat. Di Kota Solo, Jawa Tengah ada seorang dokter yang begitu dikenal dan dicintai masyarakat. Nama lengkapnya adalah Lo Siaw Ging, atau lebih akrab disapa dokter Lo.
Pria keturunan Tionghoa yang saat ini berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, namun ia juga tidak pernah pasang tarif pada pasiennya. Bahkan dari 60 persen pasiennya tidak membayar biaya periksa.
"Dulu pasien saya lebih dari 100. Sekarang setiap hari pasien saya itu ada sekitar 60 orang. Ada yang bayar, ada yang tidak. Saya tidak pernah meminta bayaran atau pasang tarif. Mau bayar silakan, mau tidak juga tidak masalah. Yang penting saya bisa melayani mereka," ujar dokter Lo saat bertandang ke rumahnya, Jumat (29/11) sore.
Kepada pasien yang tidak mampu Lo juga memberikan kemudahan. Selain tak dikenakan biaya periksa, mereka juga diberikan obat secara cuma-cuma. Jika obat yang dibutuhkan tak tersedia, Lo memberikan resep untuk ditukarkan obat ke apotek terdekat.
"Di sini banyak pasien yang tidak mampu. Saya berikan resep, nanti tagihan dari apotek masuk ke saya. Setiap bulan tagihan dari apotek kadang mencapai Rp 10 juta. Tetapi syukur ada beberapa donatur yang membantu saya," katanya.
Menurut Lo, panggilan hati untuk mengabdi ke masyarakat lebih kuat dibandingkan hanya mementingkan materi.
Dokter Lo membuka praktik di Jalan Yab Tjwan Bing No 7, Jagalan. Dia membuka praktik setiap hari, pagi dan sore, kecuali Minggu.

"Saya akan terus mengabdikan diri saya, sebagai dokter selagi saya mampu. Seperti tentara, selama saya masih dibutuhkan," pungkasnya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara