"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Ombudsman Temukan Belasan Honorer K2 Siluman di Jepara

Ombudsman Temukan Belasan Honorer K2 Siluman di Jepara

Written By suaraonline terkini on Selasa, 25 Maret 2014 | 20.21

SOT Jepara - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah menemukan belasan nama tenaga honorer kategori 2 (K2) siluman yang lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Jepara.

Data ini masih dimungkinkan bertambah karena hingga kini proses investigasi yang dilakukan ORI masih berlangsung.

Senin (24/3) pagi ORI Perwakilan Jateng menggelar investigasi di Kantor Disdikpora dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara. Investigasi ini dilakukan setelah sejumlah honorer K2 asli melapor ke Ombudsman seiring adanya penggelembungan jumlah honorer K2 yang berujung pada kuatnya aroma indikasi pemalsuan data honorer di wilayah Kota Ukir.

Berdasar database honorer tahun 2005 tercatat hanya 975 orang, namun seiring waktu jumlahnya membengkak menjadi 1.740 orang.

Kepala ORI Perwakilan Jateng Achmad Zaid mengatakan dugaan adanya honorer K2 abal-abal di Jepara ternyata bukan isapan jempol belaka. Sebab berdasar hasil investigasi sementara, sudah ada 18 nama honorer K2 yang memalsukan data-datanya.

Modus pemalsuan beragam seperti mengubah terhitung mulai tanggal (TMT kerja), sudah mengundurkan diri sebagai honorer K2 namun masih tetap bisa mengikuti tes CPNS dan lain sebagainya.

Salah seorang honorer diduga siluman yakni berinisial EI. Mestinya TMT kerja yang bersangkutan adalah 2 Januari 2007. Tapi ternyata datanya berubah TMT miliknya menjadi 15 Juli 2003.

"Ini masih hasil sementara, jadi jumlah honorer siluman masih bisa bertambah," kata Zaid, di Jepara, Senin (24/3/2014).

Zaid mendesak agar Pemkab Jepara berhati-hati saat proses verifikasi nama-nama tenaga honorer yang lolos seleksi CPNS. Sebab jika ternyata di kemudian hari diketahui data yang lolos verifikasi tersebut palsu maka baik tenaga honorer K2, kepala sekolah maupun pejabat. (Ferdy)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara