"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Sedakah bumi dan perang obor desa tegalsambi jepara

Sedakah bumi dan perang obor desa tegalsambi jepara

Written By Unknown on Selasa, 25 Maret 2014 | 20.26

SOT Jepara - Tradisi perang obor di desa Tegalsambi kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara Senin malam (24/3/2014) menyedot ribuan pengunjung yang datang dari desa-desa di seputaran desa Tegal samba,wisatawan local maupun manca hadir juga artis ibu kota. Arena yang menjadi tempat berlangsungnya perang obor yaitu seputaran perempatan desa Tegalsambi yang menuju Teluk awur dan kota Jepara dipadati ribuan orang yang sudah sejak sore menjelang malam menanti serunya perang obor yang hanya terjadi satu tahun sekali.

Dalam acara tersebut di hadiri mantan Bupati Jepara Hendro Martojo ,Bupati Jepara Ahmad Marzuqi ,Kapolres Jepara, Anggota DPRD Jepara dan para tamu undangan.

Tradisi “Perang Obor” menurut Kepala Desa Tegalsambi Agus Santosa , merupakan tradisi turun temurun warisan nenek moyang. Ritual perang obor ini selain perwujudan rasa syukur juga sebagai bentuk kerukunan antar warga desa . Selain perang obor juga digelar kesenian lain yakni Emprak ,Tari Perang Obor dan  wayang kulit semalam suntup dengan dalang  kondang, pada pagi hari panitia juga mengadakan jalan sehat . Adapun perang obor ini diikuti oleh sekitar 30 warga pilihan yang merupakan pemuda pemberani  dengan cara sukarela .

Selain itu dalam perang obor ini pada pelaksanaannya tidak ada kawan atau lawan , semuanya saling serang dengan memukulkan obor yang dibuat dari pelepah dan daun kelapa kering yang di dalamnya di isi daun pisang kering.

Untuk tahun 2014 ini panitia menyediakan kurang lebih 250 obor blarak dan daun pisang sebagai senjata mereka untuk berperang melawan keburukan. Pihaknya berharap dengan perang obor malam ini kerukunan di desa Tegalsambi makin erat juga perekonomian menjadi lancer. (Ferdy)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara