"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Perusda Jepara Tetap Mempertahankan Unit Usaha Yang Merugi Kenapa Tidak???

Perusda Jepara Tetap Mempertahankan Unit Usaha Yang Merugi Kenapa Tidak???

Written By suaraonline terkini on Rabu, 16 Desember 2015 | 18.33

Budi Adi Direktur Pemasaran Perusda Aneka Usaha
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Terkait tudingan minimnya sumbangsih Perusda Aneka Usaha kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jepara, Budi Adi selaku Direktur Pemasaran Perusda Aneka Usaha akhirnya membuka suara. Dalam wawancaranya, Rabu (16/12) diruang kerjanya, Budi Adi mengatakan, bahwa ketika muncul tudingan tersebut, itu menandakan mereka belum memahami filosofi pendirian Perusda oleh Pemkab Jepara. "Mungkin mereka belum paham filosofi pendirian Perusda", kata Budi Adi.

Selain mencari keuntungan, lanjut Budi, Perusda juga memiliki kewajiban sosial. Kewajiban sosial yang dimaksud adalah menjamin adanya lapangan pekerjaan oleh Pemkab Jepara dalam hal ini salah satunya melalui Perusda Aneka Usaha untuk masyarakat jepara. Diakuinya memang ada beberapa unit usaha Perusda Aneka Usaha yang memang belum memenuhi target yang telah ditetapkan, bahkan  unit usaha tersebut bisa dibilang mengalami kerugian. Akan tetapi pihak manjamen tidak serta merta menutup unit usaha tersebut. "Memang kalau uang Pemkab jika didepositkan dibank akan lebih banyak dalam memberikan PAD, tapi tidak bisa menyerap tenaga kerja lokal", terangnya.

Dari hasil kunjungan manjemen Perusda ke beberapa Kabupaten lain yang juga memiliki Perusahaan daerah, Perusda disana menaungi semua unit usaha milik Pemkab seperti PDAM, bank-bank milik Pemkab, sehingga sumbangsih PAD ke Pemkab terkesan besar. Sementara di Jepara, semua dipisahkan menjadi perusda sendiri-sendiri, dan  selama ini yang menjadi kendala adalah Pemkab Jepara belum mau melibatkan Perusda untuk dijadikan patner kerja bagi para investor yang masuk ke jepara. "Pemkab yang belum punya perusda aja pengen buat perusda, lah kok yang ada malah mau ditutup", katanya.

Pihak manajemen saat ini sedang berupaya membuat terobosan-terobosan baru untuk unit usaha yang mengalami kerugian, sehingga dengan adanya terobosan tersebut unit usaha itu tidak mengalami kerugian kembali. Selain itu, jika nantinya DPRD Jepara meminta penjesalan terkait minimnya sumbangsih dari Perusda Aneka Usaha ke PAD Jepara, pihaknya siap memberikan penjelasan atas hal itu.

[RIZ]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara