"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Setelah Ahok, Komunitas 'ODHA Berhak Sehat' Harap SBY Juga Tes HIV

Setelah Ahok, Komunitas 'ODHA Berhak Sehat' Harap SBY Juga Tes HIV

Written By Unknown on Rabu, 23 Oktober 2013 | 06.54

Setelah Ahok, Komunitas 'ODHA Berhak Sehat' Harap SBY Juga Tes HIV

Orang dengan HIV-AIDS sering kali hidup dengan stigma negatif. Karena itu ketika pejabat publik seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melakukan konseling dan tes HIV, Komunitas kampanye #ODHABerhakSehat (OBS) menyambut gembira. Mereka berharap Presiden SBY juga melakukan langkah yang sama untuk menghilangkan stigma negatif pada ODHA.

"Ini adalah mimpi yang kami harapkan sejak lama. Kami yakin, semakin banyak pejabat publik dan public figure mau melakukan konseling dan tes HIV, maka stigma terhadap HIV akan berkurang drastis. Pada akhirnya ini akan turunkan pula stigma dan diskriminasi pada orang yang terinfeksi HIV (ODHA)," kata Ayu Oktariani dari ODHA Berhak Sehat dalam keterangan tertulis yang diterima detikHealth pada Selasa (22/10/2013)

Ayu menyebut angka kasus kumulatif infeksi HIV di DKI Jakarta berdasarkan laporan triwulan yang dikeluarkan Kemenkes sebanyak 24.807 kasus HIV dan 6.299 kasus AIDS. Tingginya angka ini mengindikasikan persoalan ini perlu ditangani secara serius.

Menurutnya selama ini jadi persoalan cukup besar adalah stigma masyarakat kepada HIV. Di mana HIV masih dikonotasikan dengan moral, dosa, dan masalah dari kelompok marginal sehingga masyarakat menutup mata dan telinga dari jangkauan informasi pencegahan HIV serta akses ke tes HIV.

"Jangankan tes, untuk membicarakan HIV saja masyarakat masih merasa tabu sehingga hal ini malah menambah kerentanan mereka terhadap infeksi HIV. Kunci mencegah HIV adalah pahami informasi akurat mengenai HIV dan AIDS serta lakukan konseling dan testing HIV pada diri kita, pasangan dan keluarga," sambung Ayu.

Yang memprihatinkan kasus infeksi HIV saat ini mulai menjangkiti kelompok masyarakat umum yang selama ini tergolong dikategorikan sebagai kelompok dengan resiko rendah, misalnya ibu rumah tangga. Karena itu menurutnya, informasi akurat terkait AIDS dan akses ke tes HIV harus mulai dianggap sebagai hal yang biasa dan ditawarkan kepada setiap orang tanpa melihat latar belakangnya.

"PR besar berikutnya bagi Pak Ahok adalah bagaimana kemudian memastikan layanan kesehatan di DKI Jakarta siap melayani ODHA yang terjaring dari kampanye tes HIV ini. Kartu Jakarta Sehat dan seluruh unit layanan kesehatan di DKI harus dimonitor untuk tidak melakukan diskriminasi pada ODHA sehingga program kampanye tes HIV ini bisa terus digaungkan dan dapat sambutan dari masyarakat," papar Ayu.

Menurutnya Ahok sudah menunjukkan kepemimpinan dalam program penanggulangan AIDS di DKI dengan menjadi role model bagi tes HIV. Untuk itu dia berharap upaya ini juga bakal dicontoh kepala daerah lainnya.

"Bahkan kami sangat berharap Presiden SBY pun mau menunjukan kepemimpinan dalam program penanggulangan AIDS di Indonesia dan menjadi role model dengan melakukan tes HIV," tutup Ayu. 

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara