"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » 34 Rumah Roboh dalam waktu Satu Bulan

34 Rumah Roboh dalam waktu Satu Bulan

Written By Unknown on Selasa, 12 November 2013 | 11.43

Bencana angin puting beliung atau yang biasa dikenal dengan angin lisus, sudah menjadi langganan bagi Kabupaten Grobogan. Angin lisus ini ibarat pelengkap bagi warga sekitar di musim penghujan.
Dari data yang ada di Badan Penanggulangan Benca
na Daerah (BPBD) Grobogan, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, dari pertengahan Oktober hingga awal November 2013 ini sudah ada delapan kali peristiwa angin lisus. Dari serangkaian peristiwa itu, tercatat 34 rumah yang roboh akibat angin kencang. Kemudian, ada 16 rumah yang mengalami rusak berat, dan 1.707 rumah mengalami kerusakan ringan.
”Bencana angin lisus dalam sebulan terakhir ini berada di 12 desa di tujuh kecamatan. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa angin lisus,” kata Kepala BPBD Grobogan Agus Sulaksono didampingi Kasi Kedaruratan Masrikan.
Menurutnya, kondisi geografis wilayah Grobogan rentan akan bencana angin puting beliung. Hal itu disebabkan posisi Grobogan yang berada di daerah lembah dan diapit dua pegunungan besar. Pegunungan Kendeng Selatan dan Utara.
”Untuk menahan kencangnya angin, bisa diupayakan dengan menanam pohon di pinggiran desa. Sebab, kebanyakan rumah yang roboh diterjang angin berada di daerah pinggir,” ujarnya.
Agus menambahkan, musibah angin lisus yang menerjang wilayah Grobogan di tahun 2013 ini perlu mendapat perhatian dan penanganan serius dari pihak pemkab. Sebab, jumlah kerugian yang diakibatkan bencana ini sudah cukup besar. Apalagi, banyak rumah-rumah warga yang rusak karena diterjang angin kencang itu.
Guna meringankan beban dari para korban bencana alam puting beliung, lanjut Agus, pihak BPBD akan memberikan santunan bagi para korban. Untuk rumah roboh akan mendapatkan bantuan maksimal Rp 2,5 juta. Sementara rumah yang rusak ringan sampai berat dibantu akan Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakannya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara