"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Suara Solo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Solo. Tampilkan semua postingan

Tak Minta Bayaran, Hidup untuk Pengabdian

Mungkin tak banyak di muka bumi, seorang dokter yang mengabdikan hidup dan profesinya untuk masyarakat. Di Kota Solo, Jawa Tengah ada seorang dokter yang begitu dikenal dan dicintai masyarakat. Nama lengkapnya adalah Lo Siaw Ging, atau lebih akrab disapa dokter Lo.
Pria keturunan Tionghoa yang saat ini berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, namun ia juga tidak pernah pasang tarif pada pasiennya. Bahkan dari 60 persen pasiennya tidak membayar biaya periksa.
"Dulu pasien saya lebih dari 100. Sekarang setiap hari pasien saya itu ada sekitar 60 orang. Ada yang bayar, ada yang tidak. Saya tidak pernah meminta bayaran atau pasang tarif. Mau bayar silakan, mau tidak juga tidak masalah. Yang penting saya bisa melayani mereka," ujar dokter Lo saat bertandang ke rumahnya, Jumat (29/11) sore.
Kepada pasien yang tidak mampu Lo juga memberikan kemudahan. Selain tak dikenakan biaya periksa, mereka juga diberikan obat secara cuma-cuma. Jika obat yang dibutuhkan tak tersedia, Lo memberikan resep untuk ditukarkan obat ke apotek terdekat.
"Di sini banyak pasien yang tidak mampu. Saya berikan resep, nanti tagihan dari apotek masuk ke saya. Setiap bulan tagihan dari apotek kadang mencapai Rp 10 juta. Tetapi syukur ada beberapa donatur yang membantu saya," katanya.
Menurut Lo, panggilan hati untuk mengabdi ke masyarakat lebih kuat dibandingkan hanya mementingkan materi.
Dokter Lo membuka praktik di Jalan Yab Tjwan Bing No 7, Jagalan. Dia membuka praktik setiap hari, pagi dan sore, kecuali Minggu.

"Saya akan terus mengabdikan diri saya, sebagai dokter selagi saya mampu. Seperti tentara, selama saya masih dibutuhkan," pungkasnya.

17 Jenang Bakal Ditampilkan dalam Festival Jenang

Untuk kali ketiga Festival Jenang bakal digelar tahun depan. Dalam even yang didasarkan pada sejarah iring-iringan jenang yang mengiringi pindahnya Keraton Kartasura ke Desa Sala tersebut bakal menyajikan 17 jenis jenang khas Kota Solo. Selain itu, mulai tahun depan festival yang biasa di digelar di Ngarsopuro tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Jenang Indonesia (YJI).
Pendiri YJI, Slamet Raharjo mengatakan, konsep Festival Jenang tahun depan bakal berbeda dengan dua even yang sudah diselenggarakan sebelumnya. Tak hanya menyajikan jenang yang jarang ditemui masyarakat, pihaknya juga akan menggandeng beberapa UKM pegiat jenang dan komunitas yang fokus pada kuliner tradisional tersebut.
“Kota Solo kan kaya akan kuliner, salah satunya ya jenang. Makanya kami terus menggali apa saja jenang yang saat ini langka di masyarakat,” ujarnya disela-sela acara Deklarasi Yayasan Jenang Indonesia, Kamis (21/11/2013) di Omah Sinten.
Sementara itu, terkait pembentukan Yayasan Jenang Indonesia, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pembentukan yayasan pertama di Indonesia tersebut ditujukan untuk menggali potensi dan melestarikan jenang sebagai salah satu aset budaya kuliner Kota Solo.
“Keberadaan Yayasan Jenang Indonesia (YJI) ini sangat diperlukan untuk melengkapi aset budaya kuliner khas Kota Solo, yakni jenang,” katanya.
Festival Jenang 2014 sendiri bakal digelar selama dua hari. Yakni pada 16 dan 17 Februari 2014.

Armada BST Koridor Dua Tiba Pekan Depan

Sebanyak 10 armada Batik Solo Trans (BST) Koridor II direncanakan akan tiba di Kota Solo pada pekan depan. Saat ini transportasi massal tersebut masih di karoseri New Armada Magelang menunggu surat-surat kelengkapan dan perijinan. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemerintah Kota Solo telah meninjau BST di karoseri New Armada Magelang pada Sabtu (30/11/2013).
Kepala Dishubkominfo Pemkot Solo, Yosca Herman Soedrajat mengatakan, surat-surat kelengkapan dan perizinan operasional BST koridor dua sudah lengkap. Tinggal menunggu kesiapan untuk di bawa ke Kota Solo.
“Mungkin Senin apa Selasa BST akan tiba di Kota Solo,” terangnya.
Kesepuluh BST untuk koridor dua tersebut merupakan bantuan dari APBD 2013 sebesar Rp6 miliar. Pemkot Solo sendiri juga mendapat bantuan transportasi massal  berupa BST dari PT BST sebanyak enam bus. Jadi total armada untuk koridor dua yakni 16 BST. Dimana enam bus bantuan PT BST rencananya tiba di Solo pada akhir Desember mendatang.
Herman menambahkan, Koridor II Batik Trans memiliki rute Kartasura-Gendengan-Kotabarat-Jalan Yosodipuro-Jalan Gajahmada-Palur. Sejauh ini pihaknya juga telah menyiapkan sarana pendukung, yakni dengan pengadaan shelter bus. Adapun jumlah shelter yang dipasang yakni 36 shelter di sepanjang rute koridor II yang menempuh rute Kartasura-Palur. Jumlah shelter tersebut bisa ditambah sewaktu-waktu tergantung kebutuhan. Selanjutnya, koridor baru tersebut, akan dikelola oleh pihak swasta, yakni konsorsium PT Bengawan Solo Transport.
 

Pengunjung SOT Jepara

Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara