"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Lahar dingin yang mulai mengalir dari Gunung Kelud harus diwaspadai

Lahar dingin yang mulai mengalir dari Gunung Kelud harus diwaspadai

Written By suaraonline terkini on Minggu, 16 Februari 2014 | 21.33

SOT Jepara - Hasil monitoring PVMBG sepanjang hari ini menyebutkan, Gunung Kelud mengeluarkan kepulan asap putih bertekanan lemah dengan ketinggian maksimal 1000 meter, yang condong ke arah utara dan terjadi kegempaan tercatat 14 kali hembusan tremor.Meskipun status Gunung Kelud diturunkan, kawasan zona bahaya harus tetap steril dari warga. Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Budiman mengatakan telah menempatkan anggotanya untukSetelah erupsi beberapa hari lalu, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), hari ini menurunkan status gunung kelud dari awas level empat ke awas level satu.memastikan pengungsi tidak memasuki zona steril.Menurutnya, potensi lahar dingin yang mulai mengalir harus diwaspadai. 

Sementara para pengungsi yang tinggal di luar zona steril sudah diperbolehkan pulang.Warga mulai bersih-bersihHujan yang turun di sekitar
Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur dimanfaatkan warga untuk membersihkan abu vulkanik yang ada di atap dan sekitar rumahnya.Meski keluarga berada di pengungsian, sebagian khususnya yang laki-laki memilih kembali ke rumah membersihkan abu."Mumpung ada hujan, jadi bisa bersihkan rumah," ujar Wardi, warga di Sugihwaras yang berada kurang dari 10 kilometer dari Gunung Kelud.Diketahui, pengungsi di balai desa Janti dan Sumber Agung, kecamatan Wates, Kediri mulai banyak yang pulang. 

Mereka nekat pulang karena ingin melihat kondisi rumah mereka yang ditinggal mengungsi.Padahal desa mereka masih berada di daerah berbahaya karena jarak dengan Gunung Kelud kurang dari 10 kilometer.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara