"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Musim Tanam Petani Sukabumi Kesulitan Pupuk

Musim Tanam Petani Sukabumi Kesulitan Pupuk

Written By suaraonline terkini on Rabu, 29 Oktober 2014 | 17.37

SOT - Suaraonlineterkini.com - Sukabumi - Ratusan petani di kota sukabumi sulit peroleh pupuk untuk  musim tanam  padi oktober 2014.Selain sulit, ketersediaan pupuk dipasaranpun mengalami kelangkaan.  Kondisi tersebut berdampak pada tersendatnya masa tanam ke dua pada musim pengujan tahun ini . Akibat kejadian tersebut mereka terpaksa menggunakan pupuk kandang sebagai pilihan alternatuf.

Ratusan petani  penggarap di desa babakan,  sela kaso kecamatan cibeureum kota sukabumi Jawa Barat dan di Desa Sukaraja kecamatan sukaraja kabupaten sukabumi jawa barat,  mengeluhkan atas langkanya pupuk jenis urea dipasaran, terutama pada saat musim tanam ke dua yaitu bulan oktober 2014 .Langkanya pupuk diakui para petani sudah terjadi sejak tiga bulan kebelakang. selain langka harganyapun  mahal hingga duakali lipat . Dengan kondisi tersebut  mereka tidak mampu untuk memeblinya . kondisi ini diakui para petani sangat meberatkan, pasalnya jikapun ada, mereka harus membeli ke luar kota seperti cianjur dan kota besar lainya di jawa barat, dengan ongkos yang tambahan, “ujar sulaeman petani asal  kampung babakan cibereum kota sukabumi jawa barat.  “Demi menanam padi untuk kebutuhan keluarga kedepan kami rela mengambil alternatuf dengan pupuk kandang dari pada tidak ada kerjaan,”terang sulaeman kepada wartawan.

Selain langkan harga dari pupuk jenis urea melambung tinggi. Sulaeman mengaku untuk 50 kilio gram pupuk urea sebelumnya  Rp 150 ribu. Kini harganya bias mencapai Rp 250 ribu ,’’ keluhnya. Kelangkaan pupuk di kota dan kabupaten sukabumi jawa barat, menurut para petani diduga akibat ulah para spekulan yang memanfaatkan situasi seperti musim penghujan ini,”terang dia . Namun demikian meski pupuk langka mereka  ketersediaanyapun terbatas dan harus memesan terlebih dahulu. Akibta kejadian tersebut para petani sukabumi berharap, pemerintah kota sukabumi segera turun tangan dan pihak perusahaan pupuk untuk segera menormalkan situasi tersebut.
Sementara itu, kondis padi sendiri jika kondisi air normal dan penggunaan pupuk menggunakan urea berjalan singkat dan hasil maksimal jangka waktu 3 hingga 4 bulan panen. Namun demikian dengan menggunakan pupuk kandang jangka tanam akan memakan waktu lama dan hasilnyapun kurang maksimal,”.[Heryaman]
NAMA : PENGIRIM HERYAMAN
ALAMAT : JALAN BAHYANGKARA KOTA SUKABUMI JAWA BARAT
TELPON : 081546536366
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara