"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Ketidak Patuhan Pihak Sekolah dalam menjalankan PPDB On-Line di Jepara

Ketidak Patuhan Pihak Sekolah dalam menjalankan PPDB On-Line di Jepara

Written By Unknown on Jumat, 28 Agustus 2015 | 07.32

JEPARA - suaraonlineterkini.com - Dalam menjaring calon peserta didiknya, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jepara sudah menggunakan layanan online. Jumlah peserta didik baru yang masuk pada tahun ajaran 2015/2016 adalah 409 peserta didik, yang terbagi dalam 11 kelas.

Hal ini disampaikan oleh Bambang Sukrohadi selaku Humas SMA N 1 Jepara saat dikonfirmasi, Senin (24/8). "Jumlah peserta didik tahun ini 409 siswa/siswi, terbagi dalam kelas IPA 6 kelas, IPS 4 kelas, dan Bahasa 1 kelas. Semua pendaftaran melalui online semua", terangnya.

Lebih Lanjut Bambang mengatakan, dari jumlah tersebut, untuk kelas IPA dan IPS per kelasnya diisi sebanyak 38 siswa/siswi, dan untuk kelas bahasa diisi sebanyak 29 siswa/siswi. Untuk daftar ulang para peserta didik baru pihak sekolah memang tidak memungut biaya apapun ke orang tua/wali peserta didik.
Terpisah, Sekertaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara Ali Maftuh melalui Kasubag Perencanaan dan Evaluasi Widiyantoro saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun ini memang untuk sekolah-sekolah yang sudah memiliki internet disarankan untuk memakai sistem pendaftarannya melalui online. Untuk jumlah daya tampung di SMA N 1 Jepara yang tercatat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebanyak 350 peserta didik dan itu sudah tercukupi semua. "SMA 1 Jepara sudah pakai sistem online, dan jumlah peserta tersebut sudah lterpenuhi, dan kami akan melakukan verifikasi lagi terkait data tersebut", terangnya.

Tata cara pendaftaran PPDB dengan sistem on-line sebagaimana yang diatur dalam Surat Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dengan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara tentang petunjuk teknis penerimaan siswa didik baru tahun pelajara 2015/2016, calon peserta didik boleh memilih 2 sekolah, setelah itu mencetak tanda bukti pendaftarannya, kemudian menyerahkan bukti pendaftarannya ke sekolah yang dipilih disertai kelengkapannya untuk verifikasi. Sementara itu, untuk pengumuman hasil PPDB on-line dapat dilihat langsung melalui internet ataupun dapat dilihat langsung pada pengumuman di sekolah yang bersangkutan. Untuk melakukan pendaftaran dan hasil pengumuman PPDB on-line dapat dilihat di www.jepara.siap-ppdb.com.

Sementara itu, Udik Agus Dwi Wahyudi selaku Kepala SMA N 1 Jepara saat ditemui diruang kerjanya (27/8) menjelaskan, memang ada selisih data penerimaan peserta didik baru antara data yang ada di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dengan data dari pihak sekolah, hal ini disebabkan karena adanya program kemitraan antara pihak sekolah dengan lembaga yang peduli pendidikan, baik itu lembaga formal maupun tidak formal. Adanya kemitraan tersebut dikarenakan tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMA N 1 Jepara. Para peserta didik baru yang berasal dari kemitraan pun, harus mendaftarkan dirinya melalui pendaftaran on-line terlebih dahulu, sehingga mereka yang masuk melalui jalur kemitraan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

"Peserta didik yang masuk melalui jalur kemitraan biasanya NIM nya juga masuk, selain itu diperuntukan juga bagi peserta didik dengan kemampuan lebih, misalakan terkait prestasi, kecerdasan anak itu sendiri" terang Udik.
Terkait selisih itu, lanjut Udik, sebetulnya dari pihak sekolah sudah pernah memberitahukannya kepada Dinas Dikpora Jepara, tapi baru sebatas lisan dan belum berbentuk pemberitahuan resmi. "Sebetulnya hampir disetiap sekolah punya program kemitraan, tergantung animo masyarakat disekitar sekolah tersebut", jelasnya.[RIZ]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara