"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Peserta Lomba LKN Jepara Tidak Berkualitas

Peserta Lomba LKN Jepara Tidak Berkualitas

Written By Unknown on Jumat, 29 April 2016 | 07.31

Lomba Karya Nyata di Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Penyelenggaraan Lomba Karya Nyata yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, Dan Olahraga Kabupaten Jepara pada tanggal 29 Maret 2016 kemarin masih menyisakan beberapa persoalan. Hal ini diungkapkan oleh Ardi Winarsih selaku Ketua Himpunan Paud Indonesia Kecamatan Mlonggo saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, kamis (28/4).

Persoalan yang hendak dia kemukakan adalah adanya tekanan dari Dinas Pendidikan agar pemenang lomba mengundurkan diri untuk mengikuti perlombaan di tingkat Provinsi. "Yang menang lomba itu Kb Qurotaayun Anak Sholih, kok yang dikirim ke provinsi SKB lain", keluh Ardi Winarsih.

Pihaknya beserta PAUD yang menjadi pemenang, lanjut Ardi Winarsih, merasa sangat keberatan atas apa yang dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan Jepara. Padahal PAUD Qorutaayun Anak Sholih yang notabennya menyabet juara pertama dalam lomba tersebut sangatlah siap dan berharap mewakili lomba di tingkat Provinsi Jateng. "Pelaksana Dinas Pendidikan Jepara, tepatnya bidang PNF", terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Jepara Amin Ayahudi melalui Kepala Seksi Kelembagaan Dan Pendidikan Masyarakat Utim Shohijarsih menyangkal hal itu. Bahkan pihaknya sudah berupaya berulangkali mengubungi pemenang, akan tetapi sampai deadline lomba yang telah ditetapkan di Provinsi Jateng pemenang tidak mau datang ke Dinas Pendidikan Jepara. "Hadiahnya sampai sekarang pun belum diambil, karena mereka tidak mau datang ke dinas", terang Utim.

Menurutnya, dalam acara Lomba Karya Nyata (LKN) tersebut, para pesertanya tidak ada yang berkualitas.
Dalam pengambilan peserta lomba, pihaknya berkoordinasi dengan HIMPAUDI Jepara dalam hal menyeleksi peserta yang akan diikutkan dalam lomba di tingkat Kabupaten Jepara. "Kerena waktunya saat itu mepet, jadi peserta ditunjuk oleh HIMPAUDI Jepara, dan itu hanya 2 orang", kilahnya.

[RIZ]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara