"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Satgas TMMD Kodim Jepara Dorong Kualitas Ukir Warga Bringin

Satgas TMMD Kodim Jepara Dorong Kualitas Ukir Warga Bringin

Written By Unknown on Jumat, 07 Oktober 2016 | 23.26

Kegiatan TMMD Kodim 0719 Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - PrajuritSatgas TMMD Kodim Jepara menyempatkan diri untuk bertandang ke rumah-rumah kerajinan ukir dan meubel yang ada di desa Bringin, kecamatan Batealit, kabupaten Jepara, terutama kerajinan tangan ukir kayu abstrak meskipun kini sudah banyak peralatan mesin ukir canggih. 

Hal itu dilakukan Satgas, menyusul  disaat mereka  melaksanakan TMMD di desa Bringin melihat langsung proses ukiran dari desa tersebut dan berpotensi untuk didorong kemajuannya. Kerajinan ukir kayu yang sudah menjadi urat nadi warga jepara tersebut diujicobakan dengan teknik seni ukir dari kerajinan ukir asli dari  daerah lain. Meski demikian  tetap memiliki ciri khas tersendiri yaitu pada teknik irisan ukiran dan penyelesaiannya, sehingga layak untuk didorong, terutama kualitas, kuantitas, kemasan dan pemasarannya. 

Kayu yang di pesan dari para petani kayu Jati dari Jepara maupun luar daerah seperti Pati, Blora, Cepu dan Bojonegoro, kemudian kayu diproses supaya enak di pahat, yang kebanyakan berbentuk cerita pemandangan dan kaligrafi, seperti Ayat Kursi,manusia, hewan-hewan, dan lain-lain.  

Setelah kayu diproses lalu dibentuk sesuai pola-pola yang diinginkan dengan cara pahat dan ukir, kemudian kayu dikeringkan dengan menggunakan mesin oven. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kadar air yang ada di dalam kayu sehingga kayu tidak cepat lapuk. Setelah proses pengeringan masuk ke proses finishing.

Hanya saja, para perajin  masih banyak kesulitan yang dirasakan oleh para pemahat ini, seperti kurangnya perhatian dari pemerintah, kurangnya penyuluhan tentang pengembangan mutu dan yang terutama pengetahuan tentang teknik pemasaran. Teknik pemasaran yang dilakukan oleh para pengrajin ini masih mengandalkan orang lain yang membeli borongan pada mereka dengan harga yang murah, tergantung ukuran dan kerumitan ukir itu sendiri. (Pendim 0719/Jepara)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara