"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » DKI Latih Remaja dan Guru Jadi Penyebar Informasi HIV dan AIDS

DKI Latih Remaja dan Guru Jadi Penyebar Informasi HIV dan AIDS

Written By suaraonline terkini on Rabu, 23 Oktober 2013 | 06.51

DKI Latih Remaja dan Guru Jadi Penyebar Informasi HIV dan AIDS

Salah satu target Millenium Development Goals (MDGs) adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman HIV dan AIDS di masyarakat. Untuk itu, DKI Jakarta akan melatih ratusan remaja dan guru sekolah sebagai penyebar informasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) menggelar pelatihan tentang HIV dan AIDS dengan nama Training of Fasilitator Participatory Action Reserch (ToF PAR). Pelatihan ini rencananya akan dibagi menjadi 3 angkatan.

Angkatan pertama dilaksanakan tanggal 23-25 Oktober 2013, melibatkan 45 orang perwakilan dari 6 agama, 20 orang dari remaja karang taruna, dan 20 orang remaja pendidikan informal. Para peserta ToF PAR angkatan pertama mewakili masyarakat umum.

Angkatan kedua terdiri dari para pelajar dari 40 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), masing-masing diwakili 2 orang, berpasangan laki-laki dan perempuan. Angkatan ketiga adalah para guru dari 40 sekolah, masing-masing diwakili oleh 2 orang.

Para peserta pelatihan akan dilepas oleh Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Balaikota, Rabu (23/10/2013). Sekretaris KPAP DKI Jakarta, Dra Hj Rohana Manggala, MSi berharap, pelatihan ini bisa meningkatkan pemahaman remaja usia 15-24 tahun tentang HIV dan AIDS.

"Semua tidak akan tercapai tanpa partisipasi masyarakat dan lembaga-lembaga. Untuk itu informasi HIV dan AIDS perlu dipahami secara benar," kata Rohana dalam rilisnya yang diterima detikHealth, Selasa (22/10/2013).

Rohana berharap peserta pelatihan ini dapat lebih mengetahui dan memahami informasi yang komprehensif tentang HIV dan AIDS dan menyebarkannya ke masyarakat. Diharapkan pula materi tersebut bisa masuk dalam kurikulum sekolah dan dibahas juga di masyarakat.

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara