"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Nasi Gandul Khas Pati

Nasi Gandul Khas Pati

Written By suaraonline terkini on Jumat, 22 November 2013 | 21.40

Menikmati nasi gandul tentu menjadi salah satu kegiatan wajib saat berkunjung ke kota Pati. Mungkin nasi gandul ibarat pecel kalau kita sedang ke Madiun. Ada banyak  pedagang yang sangat mudah kita jumpai di kota ini. Salah satu kedai nasi gandul yang cukup ternama terdapat di ruko Gajah Makmur.

Tak heran jika kedai ini cukup punya nama. Maklum saja, sejarahnya sudah dimulai 60 tahun lalu! Perintisnya, Bpk. Bakri (alm), pertam
Nasi gandul menyajikan nasi putih yang disiram sejenis gulai khas pati. Isinya potongan daging dan kikil sapi yang empuk dalam kuah kecokelatan yang gurih. Aroma wangi ketumbar langsung terasa menyambar hidung. Sedikit kecap ditambahkan, plus taburan bawang goreng jadi pamungkasnya. Rasanya nikmat sekali. Jumadi juga tetap mempertahankan gaya penyajian ala Bakri, yaitu melapisi piring dengan selembar daun pisang sebagai alas penyajian. Ia bahkan masih menggunakan pikulan yang digunakan Bakri saat berjualan dulu. "Sengaja saya pakai karena ini ciri khas saat bapak berjualan," imbuhnya.
Seporsi nasi gandul bisa Anda nikmati dengan merogoh kocek Rp 7.500 saja. Anda bisa berkunjung ke kedai ini mulai pukul 10.00 – 21.00. Kedai sederhana ini memiliki 30 kursi yang bisa Anda tempati.
a kali menjajakan nasi gandul dengan cara dipikul sambil berkeliling di sekitar Jl. Panunggulan. Ternyata nasi gandul racikannya banyak digemari hingga akhirnya ia memutuskan menempati salah satu ruang di ruko Gajah Makmur untuk melayani pelanggan. "Setelah bapak meninggal, saya yang meneruskan," jelas Jumadi (40), sang menantu yang melanjutkan usaha ini.
Racikan nasi khas kota Pati ini merupakan paduan rasa soto dan gule. Kuahnya gurih-gurih harum dengan selingan daging sapi yang empuk. Disiramkan ke atas nasi hangat dan dihirup kuahnya selagi mengepul. Hmm.. sedap!

Bahan:

1 kg daging sapi dan jeroan (usus, paru, jantung, babat)
1 liter santan
Bumbu untuk Merebus Daging Sapi:
4 sdm kecap manis
minyak goreng secukupnya
gula merah secukupnya
garam secukupnya
Haluskan:
1 sdt ketumbar
1 sdt jintan
1 ruas jari ( 2 cm) lengkuas
1 ruas jari ( 2 cm )  kencur
5 lembar daun jeruk nipis
100 g bawang putih
50 g kemiri
Bumbu untuk Kuah Gandul:
500 g daging tetelan sapi
3 butir kelapa, kupas, parut, ambil:
1 liter santan kental
3 liter santan encer
Haluskan:
1 ruas jari  (2 cm) jahe
1 ruas jari (2 cm) kencur
1 ruas jari (2 cm)  lengkuas
1 sdm jintan
1 sdm merica/lada hitam
1 sdm ketumbar
50 g kemiri
250 g bawang putih
100 g bawang merah
100 g cabai merah (direbus utuh sebentar)
terasi secukupnya
garam secukupnya
gula merah secukupnya

Cara membuat:

  • Daging : Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak goreng sampai harum.
  • Masukkan santan, gula merah, garam, dan kecap manis, kemudian masukkan daging dan jeroan.
  • Teruskan memasak dengan api kecil sampai daging empuk. Tiriskan daging dan jeroan.
  • Goreng daging dan jeroan sampai berwarna kecoklatan.
  • Kuah Gandul:
  • Rebus tetelan sapi sampai empuk, kemudian potong kecil-kecil.
  • Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak goreng sampai harum.
  • Rebus 3 liter santan encer, dan masukkan tumisan bumbu ke dalamnya.
  • Tambahkan tetelan sapi, garam, gula merah, dan kecap manis.
  • Tambahkan santan kental dan terus memasak sampai mendidih, sambil diaduk agar santan tidak pecah

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara