"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Kebersihan Sebagian dari Iman

Kebersihan Sebagian dari Iman

Written By Unknown on Selasa, 14 Januari 2014 | 09.27

1389612608956072981

Sampah yang menumpuk di Rawajati menyumbat ciliwung Rasanya percuma deh, pekerjaan berat yang dilakukan oleh Jokowi seperti pengerukan waduk, situ, bikin lancar aliran got-got dan sungai. Padahal beberapa hari yang lalu, aku dah terharu banget liat waduk Pluit, terus ada embung di sekitar ciracas yang sudah dikeruk dan diperluas, juga ada situ perbatasan pasar rebo dengan Bekasi yang kelihatan baru ‘dibuka’. Sungai-sungai yang tak liat juga ndilalahnya lumayan sudah tidak bertabur sampah lagi. Dengan aliran yang lancar car car.
Tetapi hujan yang mengguyur Puncak, Depok, Tangerang dan Jakarta memang tidak berhenti hingga beberapa hari ini. Jangankan Jakarta, Depok pun banjir, karena tanggul jebol. Tangerang sama saja, banjir. Begitu juga Bekasi. Di Jakarta, daerah yang langganan banjir ya banjir juga. Seperti Rawajati, dan beberapa titik lainnya. Hanya syukurnya begitu hari ini tidak hujan, banjir lumayan cepat surut.
Nah, upaya sekeras apapun yang dilakukan Jokowi, kalau masih ada sampah ngider di saluran air, mesti air akan tergenang! Di titik manapun! Apalagi jika sampahnya bejibun, seperti yang tak lihat tadi di kali Ciliwung di area Rawajati. Ya ampun, siapakah gerangan yang ‘tega’ membuang sampah seperti ini? Menyebabkan banjir, karena aliran air menjadi tersumbat?
Banjir Rawajati.
1389612659213009231
Itu sungai, sementara aliran got, jika lubang masuk airnya kesumbat lumpur ataupun sampah, ya mestilah air juga tergenang di jalanan. Selain memang, tak liatin, kontur Jakarta ini memang ada beberapa yang rendah banget. Seperti cekungan, jadi jika hujan, ya air menumpuk di cekungan ini. Apalagi jika cekungan tidak ada pori-pori atau lubang air, kalaupun ada misalnya tersumbat lumpur atau sampah, ya tetap akan tergenang.
Aduh, kapan ya warga sadar mengenai sampah ini? Kebersihan sebagian dari Iman! Perasaan hadist ini sering banget diulang, tetapi prakteknya kagak jalan!
Seandainya ada kesadaran seperti ini, pengen juga tiap mesjid misalnya habis jumatan melakukan bersih-bersih dan ‘menjewer’ masyarakat yang masih buang sampah sembarangan. Kadang sudah tidak bisa dihimbau lagi, tetapi berikan sanksi. Di dunia dan akhirat! Ya ampun, hehee
1389619322732338276
Traktor Pengeruk Sampah.
Di dunia kena sanksi berdasarkan Perda persampahan, di akhirat apa dihitung ‘dosa’ orang yang membuang sampah sembaranag karena bisa bikin banjir? Kan ada hadistnya orang yang memungut sampah/duri di jalanan, karena khawatir mencederai orang lain sudah termasuk pahala.
Ya sudah gitu aja, Salam Kompasiana!
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara