SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Sebanyak 63 guru SMK, unit yayasan dan pengurus yayasan Walisongo memperoleh pembekalan kurikulum 2013 yang berlangsung di aula SMK, Senin (23/6) kemarin. Dalam sehari peserta menerima materi; struktur kurikulum, penyusunan RPP, model pembelajaran dan sistem penilaian.
Diakhir kegiatan peserta melaksanakan presentasi RPP, model pembelajaran penilaian dan peer teaching yang diwakili April Pujiastuti (produktif Kriya Tekstil) dan Sri Lidya Astuti (mapel Matematika). Hadir sebagai pemateri Nasukha Durri, Direktur Umum Yayasan Walisongo dan Inti Murdaningarso, pengawas SMK.
Ketua panitia, Ardana Himawan mengatakan kegiatan bertujuan mempersiapkan guru dan karyawan menghadapi implementasi kurikulum 2013.
“Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2004. KBK menurut kami kurikulum tersebut dirasa masih kurang karena peserta didik pandai namun akhlaknya masih kurang,” jelasnya.
Nah, ruh dari kurikulum 2013 sambungnya adalah penguatan jasmani dan rohani. Cerdas intelektual dan spiritualnya.
Kepala SMK Walisongo, Sutarwi Samsul Maarif menambahkan kurikulum 2013 untuk revolusi (mengubah) mental. Mengembalikan nilai adiluhung bangsa. Jujur, takwa dan tepo seliro.
H Zakariya Asymawi, Ketua Yayasan Walisongo sejalan dengan Sutarwi. Menurutnya, dengan revolusi mental akan melahirkan peserta didik yang jujur dan menjadi manusia berguna dihadapan sesama maupun Negara. [Syaiful Mustaqim]
Posting Komentar