"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Memecahkan Rekor Makan Jagung Boga Terbanyak

Memecahkan Rekor Makan Jagung Boga Terbanyak

Written By Unknown on Rabu, 23 April 2014 | 08.27

Dies Natalis I, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu)
SOT Jepara - Dalam rangka memperingati Dies Natalis I, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara Dua piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) yang diwakili Dinda dari Tim Representatif Leprid diberikan kepada kedua lembaga yakni Unisnu dan Hippoda dan bekerjasama dengan Himpunan Produksi Pangan dan Oleh-oleh Khas Daerah (Hippoda) berhasil memecahkan rekor Makan Jagung Bogana terbanyak, berlangsung di Pantai Kartini, Selasa (22/4) pagi.
 
Azza Amriana, selaku ketua Hippoda mengatakan kegiatan bertujuan untuk mengabadikan salah satu menu masakan karya RA Kartini. “Ini adalah momen untuk mengabadikan menu Kartini,” katanya disela-sela kegiatan.

Menu Jagung Bogana lanjut Azza terdiri dari beras jagung yang dicampur dengan kunir sehingga bisa berwarna kuning. Agar rasanya lezat masakan imbuhnya ditambah dengan racikan bumbu dan daging. “Untuk menyediakan 2000 orang kami menyediakan 270 kg jagung Bogana,” imbuhnya.

Dekan FEB Unisnu, M Imron menyatakan kegiatan merupakan rangkaian Dies Natalis I Unisnu. Menurut Imron pihaknya akan menyupport kegiatan yang bernilai berpendidikan. “Utamanya untuk mengenang RA Kartini,” jelasnya.

H Ahmad Marzuqi dalam sambutannya menyebut pemecehan rekor makan jagung bogana terbanyak merupakan upaya pengembangan wisata kabupaten Jepara. Sebelum 1998, potensi hutan di Jepara luar biasa. Setelah tahun tersebut, hutan jati yang dimanfaatkan untuk dunia industri kian minim. “Lahan tersebut kini untuk menanam jagung. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk menu jagung Bogana” tambahnya.

Bupati didampingi istri Hj Khuzaimah beserta Forkopinda usai pembukaan secara simbolis memakan menu jagung dilanjutkan dengan masyarakat yang memadati area Pantai Kartini Jepara. (Syaiful Mustaqim)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara