"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » GITJ Menyelenggarakan peringatan Hari Perdamaian Internasional

GITJ Menyelenggarakan peringatan Hari Perdamaian Internasional

Written By suaraonline terkini on Senin, 22 September 2014 | 06.23

SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Sejumlah tokoh lintas agama yang ada di kabupaten Jepara menghadiri peringatan Hari Perdamaian Internasional yang diselenggarakan Gereja Inzili Tanah Jawa (GITJ) di Jalan Pemuda No.10 Jepara, Sabtu (20/9) malam. Mereka adalah H Anas Arbaani (Islam), Widi (Gereja GITJ), Slamet (Gereja Katolik) dan Ponari (Penyuluh Agama Budha).

Danang Kristiawan, panitia kegiatan menyatakan kegiatan merupakan bentuk refleksi hari perdamaian. Damai menurut Pendeta GITJ itu bukan saja tidak ada konflik namun yang ia maksud saling menjalin hubungan, bercanda dan berkumpul antar satu kelompok dengan kelompok lain.

Wakil Bupati Jepara, H Subroto mengemukakan damai harus didukung azas keadilan. Hal itu senada dengan visi-misi pemerintahannya makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.

“Semoga kami bisa menjalankan visi-misi tersebut dengan baik sesuai dengan harapan,” harapnya.

H Anas Arbaani, dalam orasinya menyampaikan ajaran Islam yang dikutinya, NU, mengajarkan tasamuh, toleransi antar umat beragama. Sebab NU menurutnya menjunjung tinggi Islam rahmatan lil alamin, memberi rahmat bagi semesta.

Hal senada diuraikan Slamet. Menurut pengikut Kristen Katolik itu sebagai menusia harus saling menyayangi sebagaimana mencintai dirinya sendiri. Kepada siapa pun lanjutnya harus saling peduli dan menciptakan perdamaian. Widi, dari Gereja GITJ juga menyampaikan agama apa pun cinta pada perdamaian. 
 
Selain orasi dari tokoh lintas agama kegiatan juga dimeriahkan beberapa grup music; wedang rondo, cupu-cupu, edelwis pagi, teater tuman, tari sufi Jepara dan masih banyak lagi. [Syaiful Mustaqim]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara