"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label SOT Jepara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOT Jepara. Tampilkan semua postingan

Sempat Vakum Sekian Lama, Akhirnya Irmas Jami' At-Thuba Tubanan Terbentuk Kembali

rapat re-organisais di Masjid Jami' At-Thuba
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Jami' At-Thuba RW 07 Dukuh Sekuping Desa Tubanan yang beberapa tahun belakangan sempat mati suri kini bisa bangun kembali, hal tersebut terealisasi saat rapat re-organisais yang diadakan di Masjid Jami' At-Thuba Dukuh Sekuoung-Tubanan pada Jum'at Malam 11/1/2019.

Rapat re-organisasi yang dihadiri oleh beberapa pengurus lama beserta anggota, tokoh masyarakat, tokoh agama dan kader kader pemuda yang baru tersebut berjalan lancar.

Dalam sambutanya, ketua Irmas Jami' At-Thuba yang lama Ashadi menyampaikan permohonan maafnya atas tidak berjalanya organisasi yang sempat mati suri sejak empat tahun belakang ini, Ashadi juga menyatakan bahwa terhitung mulai rapat re-organisasi pada malam ini dirinya resmi mengundurkan diri dari jabatan ketua.

Dari hasil rapat tersebut didapat ketua Irmas yang baru yakni saudara Muhammad Amin, namun beberapa jabatan penting lainnya diisi oleh wajah wajah lama.

Ketua Masjid Jami At-Thuba H. Muh Rifto Syafi'i di dapuk sebagai Dewan Pembina dan Dewan Penasehat diisi oleh H. Kunderin yang notabene juga sebagai Ketua RW 07 Desa Tubanan.

Meskipun dalam acara tersebut anggota Irmas menyebarkan sekitar 60 undangan untuk para tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga pemuda, namun yang bisa hadir pada rapat pada malam itu sebanyak 30-an saja, namun hal tersebut tetap mendapat apresiasi.

Semoga kelak Kepengurusan Irmas yang baru ini membawa perubahan kearah yang lebih baik, menumbuhkan jiwa jiwa pemuda yang cinta Masjid, namun tetap meminta saran, kritikan dan nasehat dati para tokoh tokoh agama maupun masyarakat, ungkap Muhammad Amin dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Irmas Jami' At-Thuba.

Fr/d02

Sudah Terpasang, Gapura Lengkung Ini Percantik Kota Jepara

Gapuro Lengkung Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Pemasangan Gapura Melengkung warna merah di depan Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Jepara tersebute menandai berakhirnya pembangunan Jepara Citywalk di sepanjang jalan Kartini.

Gapura berwarna merah dengan berat sekitar 6 Ton tersebut sudah selesai dipasang kemarin, 10/12/2017, pemasangan gapura itu dibantu dengan kendaraan truk crane, rencananya, dibawah gapura nantinya akan ditulisi Jepara Kota Ukir sehingga tambah mempercantik gapura yang menjadi salah satu andalan kota Jepara.

Pusat kota jepara tepatnya disepanjang jalan kartini saat ini menjadi ikon baru kota jepara dengan citywalknya, jalan yang lebar, trotoar cantik serta tempat duduk yang nyaman menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat jepara dalam menghabiskan waktu luang bersama teman dan kerabat terdekat.

Sedikit demi sedikit Jepara berbenah menjadi kota yang nyaman dan layak untuk dikunjungi masyarakat sekitar secara khusus maupun masyarakat Indonesia secara umum. Sesuai tagline nya " JEPARA Mempesona, visit Jepara 2017"

[Fr/d ]

Belum Ditarik, Tongkang Yang Terdampar di Pantai Pungkruk Jadi Tontonan Warga

Posisi Kapal Tongkang, Terdampar
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Kapal Tongkang  Angeline 219-06 Banjarmasin yang terdampar lebih dari sepekan yang lalu di pantai Pungkruk Mororejo Mlonggo Jepara hingga saat ini belum ditarik ke tengah laut.

Kapal yang sedianya dari Cirebon menuju Kalimantan tersebut terdampar di pantai  Pungkruk Jepara beberapa waktu yang lalu akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Jepara.

Seperti terlihat pantauan suaraonlineterkini.com pada Jum'at, 08/12/2017, kapal tongkang dengan berat lebih dari 1000 ton kini tiap hari menjadi tontonan masyarakat.

Pagi hingga sore hari warga silih berganti melihat pemandangan yang langka tersebut, tidak hanya dari masyarakat sekitar, namun banyak dari daerah lain di wilayah Jepara dan sekitarnya.

Rencananya kapal akan ditarik ke tengah secepatnya, kapal penariknyapun sudah berada disana beberapa waktu lalu, kemungkinan menunggu air laut pasang terlebih dahulu hingga memungkinkan mudah untuk ditarik ketengah.


[Frd]

Job Fair 2017 Kabupaten Jepara Berlangsung Dua Hari

Job Fair 2017
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Bagi anda pencari kerja khususnya yang berada di wilayah kabupaten jepara jawa tengah siap siap mulai hari ini dan besok dibuka job fair 2017.

Acara yang dihelat oleh Dinas Koperasi, UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara akan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 24 dan 25 November 2017 di hall. Maribu Resto Jl. Shima Jepara-Jawa Tengah.

Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi di akun Medsos Instagram milinya @marzuqi_ijepara.
"BAGI YANG BERMINAT, SEGERA SIAPKAN BERKAS LAMARAN, dimulai hari ini dan besok mulai pukul 08:00 WIB di Hall Restoran Maribu Pengkol Jepara, semoga bermanfaat."

Informasi tersebut diunggah Bupati guna disampaikan kepada masyarakat jepara pada umumnya, lebih dari perusahaan ikut andil dalam acara Job Fair 2017 kali ini.

[Frd]

Meriahkan HUT RI ke 72, TK Se-Desa Tubanan- Kaliaman Gelar Karnaval

Mobil hias Karnaval HUT RI ke 72
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 Tahun, Sekolah Taman Kanak kanak yang ada di Desa Tubanan dan Kaliaman Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara menggelar  kegiatan karnaval pada Sabtu, 26/8/2018.

Acara yang di pusatkan di TK Tarbiyatul Athfal Dukuh Sekuping-Tubanan tersebut dihadiri Petinggi Desa Tubanan Untung Pramono, dalam kesempatan tersebut Petinggi memberikan sambutan pembukaan dan pelepasan peserta karnaval.

Dalam pidatonya, Petinggi Tubanan berpesan agar para peserta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar dapat menjadi contoh bagi generasi penerus untuk peduli kebersihan.

"Ini adalah bentuk syukur kita atas kemerdekaan negara Republik Indonesia" Kata Untung Pramono.

Adapun rute yang akan dilalui peserta Karnaval pada pagi ini adalah start mulai di halaman TK Tarbiyatul Athfal Sekuping lalu menuju PLTU TJB belok arah Desa Kaliaman-Bondo, kembali Le Kalian terus menuju Desa Tubanan dan akan finis lagi di Sekuping.

Tidak hanya mobil hias saja yang ikut Karnaval, namun seratusan sepeda motor pengikut pun juga ramai mewarnai karnaval dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun ini.


[Fr/d]

Jepara Raih Piala Adipura Ke 13 Secara Berturut Turut

Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi
JEPARA - suaraolineterkini.com - Piala Bergengsi Adipura merupakan dambaan setiap daerah, mereka berlomba untuk mendapatkan penghargaan dari kementerian Lingkungan hidup dan kehutanan, dalam mewujudkan kota / Kabupaten yang bersih dan indah.

Di Karesidenan Pati provinsi Jawa Tengah, untuk tahun ini ada tiga kabupaten yang mendapatkan piala adipura, Yakni Kabupaten Pati, Kudus dan Jepara. Khusus untuk kabupaten Jepara, piala adipura ini adalah yang ke tiga belas kali secara berturut-turut.

Kabupaten Jepara mendapatkan piala adipura dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kategori Kota Sedang, diwakili Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Penghargaan tersebut diberikannya hari ini di Jakarta pada Rabu, 2/8/2017.

Bupati Jepara Menunjukkan Piala Adipura di Akun Instagramnya melalui Cerita, rencananya hari ini piala adipura tersebut akan diarak dari kecamatan Welahan menuju Kota Jepara pada pukul 09 pagi, diperkirakan dalam arak arakan ini melibatkan ratusan hingga ribuan warga masyarakat.

Perolehan piala adipura ini tak lepas dari peran aktif dinas kebersihan dan petugas petugas dilapangan yang berdedikasi tinggi untuk menciptakan kota yang bersih dan indah, peran masyarakat pun sangat mendukung dalam perolehan penghargaan bergengsi yang ke 13 kali secara beruntun ini.


Frd/02

Setiap Hari Selasa dan Rabu, Bupati Wajibkan Pegawai Di Lingkungan Pemkab Pakai Seragam Kain Troso

JEPARA - suaraonlineterkini.com - Hari ini, Sabtu, 15/7/2017 Bupati Jepara Ahmad Marzuqi membuka Troso Festival di Kec. Pecangaan-Jepara yang dihadiri, beberapa pejabat pemkab Jepara, dewan dan juga perwakilan Musium Rekor Indonesia (Muri).

"Siang tadi membuka Troso Festival, dan Alhamdulillah memecahkan rekor muri @muri_org Indonesia siang tadi dengan tema kain tenun nusantara terpanjang 217 Meter tanpa sambungan". Begitu tulis Marzuqi dalam akun Instagram Pribadinya.

Selain itu, dalam lanjutan tulisannya Bupati Jepara juga mewajibkan para pegawainya dilingkungan pemkab dan instansi lainnya setiap hari selasa dan rabu untukemakai seragam kain tenun troso.

" Perlu diketahui juga, kain tenun troso adalah kebanggaan untuk Jepara, saya juga mewajibkan di lingkungan pemkab dan instansi2 lainnya untuk memakai seragam kain troso pada hari selasa dan rabu dengan tujuan agar kita selalu bangga dengan produk produk lokal asli Jepara". Tambah tulisan di istagramnya.

Postingan tersebut mendapat ratusan like dari netizan, salah satu komentar netizen @tenun_ikat_syandana : bangga dengan bupati kami yang peduli dengan ukm nya.

Perlu diketahui kain tenun troso memang menjadi salah satu unggulan produk asli Jepara yang sudah mendunia, sentra industri rumahan di kawasan kecamatan pecangaan tersebut sudah ada sejak lama, tak heran jika pemerintah kabupaten Jepara menjadikan kain tenun troso sebagai produk lokal andalan dan menjadi daya tarik para wisatawan.

Fr/d

Ratusan warga Dukuh Sekuping hadiri Sosialisasi rencana penggunaan jalan kampung

Rapat Internal PT. sumitomo dengan warga Dk. Sekuping di Balai Desa
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Ratusan warga Rt 1,2,3,4, dan 6 RW 7 Dukuh Sekuping Desa Tubanan Kecamatan kembang Kabupaten Jepara menghadiri acara sosialisasi rencana penggunaan jalan Kampung Sekuping sebagai akses untuk kendaraan alat berat untuk proyek pembangunan PLTU Tanjung Jati B unit 5&6 oleh PT. sumitomo Corporation di Balai Desa Tubanan Senin, 27 Maret 2017.

Selain ratusan warga Sekuping, acara tersebut dihadiri juga oleh PT. Sumitomo Corporation, Muspika Kecamatan Kembang dan Petinggi Desa Tubanan.
General Site Manager PT. Sumitomo Corporation Mr. Junichi Tanimoto menyampaikan paparannya terkait projek PLTU Tanjung Jati. Dirinya mengatakan bahwa dirinya mempunyai tugas dalam keberlangsungan pembangunan PLTU unit 5&6, terlebih pada akses jalan untuk alat berat menuju ke PLTU.

Tanimoto meminta ijin pada warga terkait penggunaan jalan kampung sekuping sebagai akses untuk kendaraan berat ke PLTU unit 5&6.

Dalam sosialisasi tersebut warga dipersilahkan mengeluarkan pendapatnya masing masing, antara setuju dan tidak setuju, dari 177 warga yang hadir terlihat suara suara yang menyatakan setuju dan tidak, yang lebih banyak setuju dengan syarat.

Syarat yang diajukan wargapun beragam mulai dari kompensasi, jaminan pekerjaan dan lain sebagainya yang kelas warga ingin nya unutng dan untung. Merekapun dikasih form isian untuk mengisi saran saran.

Dalam sosialosasi ini belum ada keputusan dan sosialisasi ini akan berlanjut ke tahap berikutnya, sesuai jadwal yang ditentukan pihak perusahaan lagi.

[Frd]

Diterjang Puting Beliung, Enam Ruko di Tubanan Rusak Parah

Komplek Ruko Tubanan Kab. Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - sebanyak enam ruko di wilayah bengkok dukuh Sekuping Tubanan mengalami kerusakan parah setelah di terjang angin kencang pada Sabtu, 11/2/2017 sekitar pukul 09:00 WIB.

Akibat dari kejadian tersebut sebanyak enam dari 20 ruko yang berada wilayah tersebut mengalami kerusakan, kerusakan didominasi pada atap ruko.

Siti Suamah (40 ) Saksi mata menututkan pada S.O.T kejadian tersebut bermula saat angin kencang tiba tiba datang dan menerjang atap atap ruko hingga berterbangan, ungkapnya. Kejadiannya sangat singkat, imbuh Siti lagi.

Besarnya angin tersebut juga berimbas pada jaringan listrik PLN, atap ruko yang terbawa angin menghantam kabel listrik PLN hingga timbul suara ledakan keras dan mengakibatkan kabel PLN putus, seketika aliran listrik di wilayah tersebut padam

Akibat kejadian tersebut, diperkirakan kerugian mencapai jutaan rupiah, pemilik ruko berharap pada pemerintah desa tubanan yang notabene pemilik Ruko untuk bisa membantu memperbaiki ruko yang rusak akibat terjangan angin puting beliung.

[Frd]

Libur Imlek, Pantai Bondo ramai dikunjungi wisatawan Lokal

Wisatawan Lokal Pantai Bondo Kab. Jepara.
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Tahun baru Imlek 2017 yang jatuh pada hari Sabtu, 28/1/2017 sudah barang tentu menjadi berkah tersendiri bagi penjual makanan di objek objek wisata di Indonesia, seperti yang terpantau S.O.T di kawasan objek wisata pantai Bondo-Bangsri-Jepara, pada Minggu, 29/1/2017 ramai dipadati pengunjung meski cuaca tak begitu bersahabat.

Namun liburan kali ini di pantai Bondo tak seperti biasanya, pasalnya angin pada hari ini sangat kencang sehingga ombak menjadi tinggi, hal tersebut membuat wisatawan tidak berani main dipantai dan berenang, karena sangat berbahaya.

Hal seperti ini tentunya membuat para pedagang khususnya warung makan dikawasan pantai Bondo menjadi ramai dan menjadi berkah tersendiri baginya.

Terlihat di berbagai warung makan di kawasan tersebut dipenuhi mobil mobil dan juga sepeda motor pengunjung untuk menikmati kuliner pantai, seperti ikan bakar dan pindang srani khas kota Jepara.

Untuk liburan kali ini biaya tarif masuk diobjek wisata pantai Bondo sangat terjangkau, yakni 5000 rupiah untuk sepeda motor. Kendati cuaca saat ini kurang bersahabat, namun pantai Bondo tetap menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan untuk menikmati Liburan bersama keluarga.

Ayo berlibur ke negeri sendiri, Indonesia kaya akan tempat wisata yang indah dan menawan, pantai, alam, hutan, pegunungan dan situs situs budaya lainnya layak untuk dikunjungi. bersama media S.O.T mari meriahkan pesona Indonesia, Visit Jepara 2017.

[Frd]

Pejabat Esselon III di Jepara Ajukan Cerai Istri

Ilustrasi
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Angka perceraian di Kabupaten Jepara setiap tahun cenderung meningkat, dan tergolong tinggi dibanding di daerah lain. Uniknya, perceraian tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat rendah. Pejabat tingkat esselon III di Kabupaten Jepara juga diketahui ada yang mengajukan gugatan perceraian.

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Jepara, Abdul Malik mengatakan, tahun ini ada dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diketahui melakukan proses perceraian di pengadilan agama. Mereka juga telah mendapatkan surat dan tandatangan dari Bupati Jepara.

“Berkas masuk di kami sekitar bulan Agustus lelau. Karena PNS, maka harus dengan sepengetahuan dari pimpinannya. Dalam hal ini Bupati Jepara,” ujar Malik kepada S.O.TNewsCom, selasa (27/9/2016).

Menurutnya, kebetulan yang menangani kasus tersebut bukan pihaknya secara langsung, melainkan hakim yang lain. Sehingga ia tidak mengetahui secara detail perkara atau latar belakang kasus perceraian itu terjadi.

“Majelis hakim sudah ditunjuk. Tinggal proses berikutnya dilakukan, yakni sidang perdana dan mungkin untuk perceraian itu (Pejabat Esselon,red) sudah dalam tahap mediasi,” ungkapnya.

Dalam mediasi, kedua belah pihak yakni tergugat dan penggugat dipanggil. Proses mediasi untuk kasus perceraian tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar dua pekan. Selanjutnya dilakukan persidangan.

Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Pengolahan data pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Teguh Budiawan mengatakan, dalam data yang tercatat di pihaknya, tidak hanya ada dua PNS yang mengajukan permohonan cerai.

“Data kami ada 18 PNS yang mengajukan surat permohonan cerai. Mungkin diantara mereka tidak melakukan proses di PA Jepara, tetapi di daerah lain,” ujar Teguh secara terpisah.

Pihaknya membenarkan informasi mengenai pejabat esselon III yang mengajukan permohonan cerai terhadap istrinya. Pengajuan tersebut dilakukan pada Juli 2016 lalu. Saat ini prosesnya telah berjalan di PA Jepara.

[RIZ]

Kalian Warga Jepara? Ini Arti Logo Kabupaten Jepara Yang Perlu Diketahui

Lambang Logo kab. Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Setiap Daerah pasti mempunyai logo atau lambang yang memiliki makna dan filosofis tersendiri, dan setiap wilayah pasti mempunyai logo yang berbeda-beda, berikut akan kami uraikan lambang / logo Kabupaten Jepara Jawa tengah.

Lambang / Logo Kabupaten Jepara berbentuk PERISAI BERSUDUT LIMA, dan berisi lukisan :

    Nama Daerah “JEPARA” ditulis dengan huruf latin (Romawi), berwarna merah diatas dasar putih.
  •     LANGIT berwarna biru muda
  •     GUNUNG berwarna biru tua
  •     BINTANG bersudut lima warna kuning emas
  •     MENARA berwarna putih
  •     POHON BERINGIN warna hijau bersulur empat dan berakar lima
  •     UKIR-UKIRAN relung motif Jepara asli berwarna coklat
  •     SEBULIR PADI berbiji 17 berwarna kuning
  •     SETANGKAI RANTING dengan 8 buah KAPOK yang sedang merekah berkulit coklat dan isi putih.
  •     BUNGA MELATI berwarna putih diikat dengan pita merah.
  •     TANAH DATARAN berwarna hijau muda
  •     LAUT berwarna biru dan bergelombang biru muda

MAKNA BENTUK DAN MOTIF-MOTIF DALAM LAMBANG
  •     PERISAI BERSUDUT LIMA, melambangkan perjuangan dan perlindungan.
  •     GUNUNG, melambangkan kesentausaan serta ketenangan dan merupakan salah satu sumber kesuburan
  •     BINTANG BERSUDUT LIMA, melambangkan kepercayaan kepada Tuhan YME sesuai dengan sila I dari Pancasila.
  •     MENARA, melambangkan sebagian besar penduduk Kabupaten Jepara yang memeluk agama Islam.
  •     POHON BERINGIN, melambangkan pengayoman dan persatuan sedangkan sulur 4 dan akar 5 mengandung arti angka tahun 45.
  •     UKIR-UKIRAN RELUNG MOTIF JEPARA ASLI, melambangkan hasil seni kerajinan yang spesifik, penuh kreasi dan terkenal sampai keluar negeri.
  •     PADI, melambangkan kemakmuran dalam bidang pangan, berbiji 17 mengandung arti angka tanggal 17.
  •     KAPOK, melambangkan produksi daerah yang terkenal tinggi kwalitasnya dipasaran dunia, sedangkan jumlah 8 buah angka bulan ke 8.
    Perpaduan antara butir PADI BERBIJI 17, KAPOK 8 buah dan SULUR 4 serta AKAR 5, merupakan rangkaian angka-angka yang mewujutkan saat yang bersejarah hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
  •     BUNGA MELATI, diikat dengan pita merah melambangkan perjuangan dan kemajuan wanita serta menunjukkan tempat kelahiran Pahlawan Nasional RA Kartini.
  •     TANAH DATAR, melambangkan kesuburan daerah, merupakan potensi pertanian dan perkebunan untuk kemakmuran.
  •     LAUT, melambangkan kebebasan , mengandung kekayaan alam yang melimpah ruah sebagai sumber mata pencaharian utama bagi para nelayan.
    Perpaduan antara LANGIT, GUNUNG, TANAH DATARAN dan LAUT, menggambarkan kekayaan alam di daerah sebagai sumber kehidupan dan penghidupan rakyat.

[Z/Ris]

Ratusan karyawan PT Starcam Apparel Indonesia Mogok Kerja

PT Starcam Apparel Indonesia, Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Ratusan buruh pabrik Garment PT Starcam Apparel Indonesia di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit mogok kerja, Jumat (15/7). 

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan perusahaan soal jam kerja dan waktu penggajian yang tak tepat waktu.Ratusan pekerja sejak pukul 07.15 WIB berkumpul di halaman kantor operasional pabrik menunggu pembicaraan antara perwakilan buruh, pemilik perusahaan, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, dan Polsek dan Koramil Batealit.

Salah satu buruh, Dewi (37) menerangkan,sejak awal bekerja pada September 2015, sistem penggajian memang selalu molor. Sesuai dengan kontrak awal, gaji bulanan akan diberikan pada tiap tanggal 5, tapi selanjutnya dibayarkan tanggal 10.Terakhir, untuk gaji bulan Juni, tidak dibayarkan sampai saat ini. “Kita dijanjikan dibayar tanggal 14. Tapi sampaihari ini belum juga dibayarkan,” terang warga Mindahan tersebut.

Selain persoalan gaji, jam kerja juga dikeluhkan oleh pekerja. Devi (19) menerangkan, sesuai jadwal, buruh dan karyawan seharusnya pulang pukul 15.30.Tapi praktiknya, kerap pulang hingga pukul 16.30 bahkan hingga pukul 18.00. Molornya jam kerja tersebut tidak dihitung lembur.“Bahkan jika ada listrik mati yang berakibat aktivitas kerja terhenti sementara, jam kerja tetap diganti,” terangDevi.

[RIZ]

Pemkab Jepara Harus Legowo, Karena Tidak Mungkin Bisa Memiliki Pelabuhan Besar

Pelabuhan Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Keinginan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memiliki pelabuhan besar yang rencananya akan mulai dibangun di tahun 2017 mendatang nampaknya harus ditunda lebih dahulu. Hal ini dikarenakan sampai saat ini belum Rencana Induk Pelabuhan untuk Jepara belum keluar.
"Saat ini baru drafnya saja", kata Kepala UPP Syahbandar Jepara Suripto saat dikonfirmasi, Rabu (25/5).

Selain itu, lanjut Suripto, laut yang ada Kabupaten Jepara sendiri secara persyaratan administratif maupun teknis memang sampai saat ini belum bisa digunakan untuk aktifitas pelabuhan besar. Karena dari sisi kedalaman alur lautnya, hanya bisa digunakan kapal berukuran maksimal 300 grosston (GT), dan kapasitas sandarnya hanya untuk kapal-kapal berbobot maksimal 1.000 ton. "Kalau tidak ada penataan, pelabuhan jepara tidak bisa dikembangkan ke arah yang lebih besar", terangnya.

Saat ini, pelabuhan di jepara yang sudah masuk ke Rencana Induk Pelabuhan (RIP) hanyalah pelabuhan yang ada di Jobokuto, dan pelabuhan tersebut tidak dikomersilkan. "Dalam RIP pelabuhan Jobokuto jenis pelabuhan yang tidak diusahakan, jadi tidak bisa kerjasama dengan Pelindo", katanya.

[RIZ]

H. Harjono Sosok Sederhana Pembawa Perubahan

H. Harjono Pengusaha Sukses asal Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Sosok Seorang pengusaha asal Desa Kepuk Kec.Bangsri Kab.Jepara ini sudah tak asing lagi namanya di kalangan masyarakat Jepara, deretan kesuksesan diraihnya diusia yang relatif muda. berbagai usaha telah dijalankan, dari kontraktor, pertanian hingga peternakan ia jalankan.

Ditemui di kediamannya pada Jumat, 20/5/2016 dirinya banyak berbincang pengalamanya semasa menjalankan usaha bisnisnya. jatuh bangun dirasakannya menjadi bagian dari proses kehidupan.

Banyak prestasi diraihnya, termasuk juara 1 Tingkat Kabupaten terkait bidang pertanian (penanaman pohon jati) dan juara 2 tingkat provinsi jawa tengah tahun 2003, mantan Ketua Kelompok Tani Jaya 4 Desa kepuk ini banyak menghabiskan waktunya di dunia pertanian.

Bapak dua anak saat ini juga mempunyai peternakan sapi dan kerbau, disamping gemar dibidang pertanian dan peternakan, sejak tahun 2012 H. Harjono buka usaha di bidang kontraktor.

Tidak sekedar bisnis semata, Pria Lima puluh tahun ini juga pandai bersosialisasi dan mudah berbaur dengan siapa saja, dengan Motto hidup yang mulia, H. Harjono berprinsip bahwa " Kita harus bisa menghidupi orang banyak dan bermanfaat bagi semua".

[Z/Ris]

Tubanan Terus Berinovasi Menuju Desa Cyber

Petinggi Desa Tubanan, Kab. Jepara
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Pemerintah Desa Tubanan dinilai serius dalam mengembangkan Sistem Informasi Desa yang dapat memudahkan warganya dalam mengakses segala informasi yang cepat dan tepat serta akurat.

Dalam kesempatan tatap muka media di kediamannya Jln. Duran-Tubanan, pada jum'at 20/5/2016 petinggi Desa Tubanan Untung Pramono menjelaskan bahwa dirinya terus berupaya mengembangkan sistem manajemen Desa yang baik, berkaitan dengan kearsifan dan segala data data warga akan disimpan Desa dengan baik.

" Dokumen penting warga seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, KIP, KIS, Kartu Jaminan Sosial dan lainnya akan di simpan di Desa" ungkapnya, ditambahkannya pihak Desa akan mengcopy dengan cara Scan data data penting tersebut kemudian dibuat dalam file Soft Copy.

ini akan memudahkan warga jika terjadi kehilangan dokumen penting, cetusnya.

Jika terealisasi, ide petinggi Desa Tubanan ini akan menjadi percontohan desa - desa lainnya yang tentunya akan mengadopsi sistem ini.

sementara itu dalam lomba kearsipan tingkat jawa tengah yang digelar beberapa waktu lalu, petinggi berharap dan optimistis Desa Tubanan mendapatkan peringkat, tentunya juga melihat lawan lawannya dari daerah lain.

[z/ris]

Tujuh Ribuan Warga Desa Tubanan Dapat Kesempatan Menyewa Tujuh Ruko Tersisa

Komplek Ruko Baru di Desa Tubanan kab. Jepara
JEPARA - suraonlineterkini.com - Pemerintah Desa Tubanan kecamatan Kembang Kabupaten Jepara membuka kesempatan bagi masyarakat dari tujuh RW yang ada di DesaTubanan untuk mengontrak / menyewa Ruko yang telah usai dibangun PemDes di kawasan bengkok wilayah Dukuh Sekuping.

Total dua puluh bangunan Ruko yang dibangun sekitar satu setengah bulan yang lalu tersebut kini telah selesai, pembangunan bermula ketika pihak proyek PLTU menyewa tanah bengkok seluas kurang lebih 30 Ha. kepada PemDes Tubanan.

Lalu kemudian sebagian masyarakat yang telah lama menempati tanah bengkok di sepangang jalan kabupaten mlonggo-Tubanan, baik untuk usaha maupun tempat tinggal direlokasi ke tempat yang sudah ditentukan.

20 Bangunan Ruko yang dibuat 13 diantaranya diperuntukkan bagi mereka yang telah menempati tanah bengkok sebelumnya dan direlokasi ketempat yang baru dalam bentuk Ruko, Sisa 7 Ruko diperuntukkan bagi masyarakat Desa Tubanan di 7 RW dan masing-masing RW akan mendapatkan satu kesempatan menyewa Ruko baru tersebut.

Hal tersebut diungkapkan ketua RT 04/07 Tubanan Purnomo saat kumpulan RT di wilayahnya pada Minggu, 15/5/2016. Dia mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari Desa, Masyarakat di 7 RW akan diberi kesempatan menyewa Ruko yang telah selesai dibangun PemDes, masing masing RW akan mendapatkan satu Kesempatan menyewa. untuk masyarakat yang ingin menyewa bisa daftar di ketua RW masing-masing. Begitu ungkapknya.

Dia juga menambahkan untuk besaran harga sewa pertahun sebesar Rp. 1.200.0000,- dan ditambah biaya pesapon harian Rp. 2.000,-. bagi warga yang berminat bisa daftar mulai hari ini, dan khusus para RT, tidak diberi kesempatan menyewa.Ungkapnya.

Sementara itu Petinggi Desa Tubanan Untung Pramono saat ditemui beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ini adalah ptogram CSR pihak PLTU, Akibat adanya penghuni yang tak berijin dibengkok lama, jadi semua akan direlokasi ke tempat baru.

" untuk sementara Desa bangun 20 Unit, kita lihat perkembangannya, nanti kalau sudah tertata tidak menutup kemungkinan Desa akan menambah bangunan lagi" Tambah petinggi.

[z/Ris]

Terkait Jaringan SUTT 150 Kv, Warga Bentuk Persatuan

Berkumpul di Kediaman Eko Subagyo, Terkait Permasalahan SUTT
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Warga yang tanahnya terkena jalur SUTT 150 Kv PLTU Tanjung Jati B Jepara, yang tergabung dalam beberapa paguyuban akan membentuk persatuan. Beberapa perwakilan Warga dari Desa desa yang terdampak berkumpul pada Senin,21/3/2016 di salah satu rumah warga di Tubanan.

Dalam acara tersebut beberapa perwakilan warga dari Desa Kaliaman,Kancilan,Srikandang, dan juga Batealit berdiskusi perihal kompensasi atau ganti rugi jaringan SUTT 150 Kv yang melintasi tanahnya.

Warga menolak keras besaran kompensasi yang ditawarkan pemerintah daerah kab. Jepara yaitu sebesar 6.500/m2, dana segitu dinilai tidak sebanding. " menurut salah seorang warga yang hadir malam itu, harga yang tidak masuk akal tersebut membuat warga sakit hati "Harga tahun 2010 saja sudah Rp. 65.000,-  kok sekarang jadi Rp. 6.500,-?apa gak keliru? Ungkapnya.

Perlawanan terus dilakukan warga, Seperti yang terjadi pada tanggal 15/3 kemarin pihak PLN jaringan menarik kabel SUTT di Desa srikandang yang didampingi para aparat namun warga menolak dan tetap bersikukuh mempertahankannya. Hingga akhirnya pihak PLN Jaringan mengurungkan niatnya untuk menarik kabel SUTT. Ungkap Dwi Priyanto salah seorang warga terdampak.

Perlawanan terus dilakukan warga hingga menemukan titik temu, untuk besaran kompensasi yang dikehendaki warga sebesar Rp. 400 rb/m2, jika dibeli, warga minta harga Rp. 800 rb/m2.

[Z/dr]

Tak Punya KTA, Seniman Jepara Diturunkan Dari Panggung

JEPARA - suaraonlineterkini.com - Permasalahan terkait verifikasi kartu tanda anggota seniman di Jepara terus berlanjut. Kali ini, Zainal Abidin seorang seniman yang berprofesi sebagai Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara diturunkan dari panggung karena dianggap tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) seniman. Dalam acara yang berlangsung pada hari Senin(14/3) malam di Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji, dia terpaksa berhenti lebih awal dari jadwal yang seharusnya karena dianggap tidak memiliki KTA seniman. "Dalam acara yang masih berlangsung, saya dipanggil oleh tim Verifikasi, setelah itu saya disuruh mengurus KTA dulu", kata Zainal saat ditemui, Selasa (15/3).

Tim tersebut, lanjutnya, memberikan beberapa informasi terkait perlunya memiliki KTA seniman dan persyaratan pendaftarannya. "Kata mereka pendaftaran sudah ditutup, dan dibuka kembali 3 bulan yang akan datang", terangnya.

Sementara itu, tim verifikasi Didik Pramono atau lebih akrab dipanggil Mr.Jack dan Budi F. alias Gonjang saat dikonfirmasi mengatakan kalau mereka tidak menurunkan MC tersebut. Hanya saja diakui bahwa mereka kesana dalam rangka pengecekan kartu tanda anggota seniman, dan bagi yang belum memiliki dihimbau agar segera mengurus hal itu. "Kita kesana tujuannya hanya menghimbau pelaku seni, dan kita tidak berwenang menurunkan siapapun dari panggung hiburan", terangnya.

Himbauan tersebut dilakukan atas dasar rasa solidaritas sesama pelaku seni dan juga untuk membantu Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Jepara dalam rangka pendataan para seniman jepara. Karena jangan sampai adanya kecemburuan antar pelaku seni di Jepara dalam hal kartu tanda anggota seniman. "Mereka boleh main dengan grup lainnya, tapi atas dasar persetujuan grup musik dimana dia bernaung", tandas Didik Pramono.

Terpisah, Darsono yang merupakan pengamat seni di Jepara mengatakan, bahwa carut marut terkait yang KTA ini menandakan adanya ketidakjelasan peraturan persyaratan pendaftaran untuk mendapatkan KTA seniman. "Disini KTA seniman lebih penting daripada ijazah dari fakultas yang memiliki jurusan seni", sindirnya.

Agar polemik ini tidak berkepanjangan, dia meminta kepada instansi terkait agar segera membenahi tata cara untuk memperoleh KTA seniman tersebut.

[aris susanto]

Pelaku Orkes Dangdut Jepara Terancam Gulung Tikar

Saresean pembahasan Hiburan Dangdut
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Para pelaku kesenian dangdut yang berada di Jepara mengeluhkan dampak beberapa kebijakan Pemerintah Daerah. Sebagaimana diketahui, bahwa musik dangdut di Jepara kalau untuk pentas dimalam hari hanya diperbolehkan mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Padahal dalam kurun waktu tersebut adalah waktu bagi umat muslim dalam melakukan ibadah. "Job kita saat ini sepi, karena jam tayangnya yang berbenturan dengan waktu sholat isya", kata Masrikan Selaku ketu Jas-DC Jepara saat dikonfirmasi (9/3).

Jepara Insan Dangdut Comunity atau lebih dikenal dengan singkatan Jas-DC merupakan kumpulan pemilik orkes, pemilik penyewaan panggung (tratak), penyanyi, vedio shooting, pemilik sound system, dan para penggemar dangdut. Dalam melakukan verifikasi tentang musik dangdut yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, mereka menduga kalau masih ada ketidakjujuran dalam proses verifikasinya. "Penilainya juga memiliki orkes, kan tidak fair kalau seperti itu", tambah Masrikan.
Karena orkes dangdut di Jepara sudah menjadi budaya yang melekat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang mempunyai hajatan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang MC Mr. Black Lukito, mereka berharap kepada Pemkab Jepara agar musik dangdut di Jepara diperbolehkan tampil seperti biasanya. Karena ada banyak orang yang menggantungkan hidupnya melalui pentas dangdut. "Kita selalu dijadikan "kambing hitam" kalau terjadi kerusuhan", ungkapnya.

Saat ini, dia bersama rekan-rekan kerjanya akan tetap berupaya agar
Pemkab Jepara dapat mengembalikan jam tayang malam orkes dangdut di Jepara.

[aris susanto]
 

Pengunjung SOT Jepara

Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara