"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » MA Walisongo Jepara Memproduksi "Cairan Khusus" Pertanian

MA Walisongo Jepara Memproduksi "Cairan Khusus" Pertanian

Written By Unknown on Jumat, 28 November 2014 | 06.28

SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Peserta didik MA Walisongo Pecangaan Jepara yang tergabung dalam Unit Kegiatan Siswa (UKS) Farm Agriculture memproduksi cairan khusus untuk pertanian. Beberapa jenis cairan yang diproduksi PGPR Akar Bambu, PGPR Rumput Tekek-tekekan Akar Serabut, PGPR Rumput Tekek-tekekan Akar Gada dan Mol Rebung Bambu yang manfaatnya untuk mencegah penyakit akar tanaman.

Mol Bonggol Pisang dan Mol Buah Maja untuk perangsang pertumbuhan pada fase fegetatif, Mol Buah-buahan untuk perangsang bunga dan buah serta Probiotik Pengurai Tinja untuk pengurai tinja di septitank.

Delapan jenis cairan itu dipamerkan dalam kegiatan Pelatihan dan Pameran yang diadakan SMK Walisongo Pecangaan Jepara di halaman sekolah setempat, Kamis (27/11) pagi.

Sri Utami, salah satu pegiat UKS tersebut menyebut proses pembuatan cairan-cairan itu. Siswi kelas X IPA itu menguraikan pembuatan probiotik pengurai tinja yang terbuat dari gula merah, lerin (air beras) dan rumen (kotoran sapi).

Proses pembuatannya memakan waktu 2 pekan. “Rumen 20 ml dimasukkan didalam wadah yang berisi air gula merah. Selama proses penyimpanan tidak boleh terkena sinar matahari namun botol cairan ini dikasih celah sedikit,” jelas Utami.

Manfaat cairan itu urai siswi asal desa Pancur, Mayong untuk mempercepat penguraian tinja di dalam septitank menjadi air yang diserap tanah sehingga tidak perlu repot untuk menguras.

Manfaat lain lanjut dia untuk meningkatkan kandungan mikro organisme pengurai di dalam tanah serta sebagai pupuk cair untuk fermentasi jerami.
Dalam setiap botol cairan dijual dengan harga berbeda. Khusus Probiotik Pengurai Tinja harganya Rp. 10.000/ mil. Lainnya Rp.5.000 per 330 mil.

Dalam proses memproduksi mereka tidak sendirian namun didampingi pembina UKS Farm Agriculture, Saiful  Anam serta waka kesiswaan, Mukhlisin. [Syaiful Mustaqim]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara