"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Home » » Siswi Madrasah NU Lolos Lomba Esai Nasional

Siswi Madrasah NU Lolos Lomba Esai Nasional

Written By suaraonline terkini on Jumat, 04 Juli 2014 | 11.36

SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Ani Triana, siswi MA Safinatul Huda 01 desa Sowan Kidul kecamatan Kedung kabupaten Jepara lewat esainya “Manifesto Gerakan Pemuda Santri dalam Pendidikan Budaya Demokrasi: Refleksi Pemilu 1999 dan 2014 di Wilayah Jepara” berhasil masuk 15 finalis Lomba Esai Sosial Budaya Tingkat Nasional yang diselenggarakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Kemendikbud RI.


Karyanya berhasil mengalahkan 1000 esai lain yang turut ikut dalam lomba tersebut. Disamping itu, dari 15 finalis siswi kelas X1 tersebut merupakan satu-satunya perwakilan dari madrasah di Provinsi Jawa Tengah.

Sebab finalis lain rata-rata dari sekolah-sekolah ternama semisal SMA Labschool Jakarta, SMA Pribadi Bandung, SMA Negeri 5 Kota Bekasi, SMA Santa Maria Surabaya, SMA Djuwita Tanjungpinang, SMAN 10 Malang dan beberapa sekolah lain.

Meski tidak masuk juara 3 besar maupun harapan namun pihak madrasah memberikan apresisasi kepada siswi tersebut. A. Baidlowi Kepala MA Safinatul Huda yang diwakili Guru Pembimbing, Syafuddin menyatakan siswinya masuk finalis, dibawah enam besar.

“Meski demikian anak kami masih memperoleh penghargaan dari panitia senilai 2.5 juta. Semoga hal tersebut memotivasi dirinya maupun siswi lain,” jelasnya.

Apresiasi lain yang patut diacungi jempol, madrasah yang bernanung di LP Maarif NU kabupaten Jepara tersebut terbilang berada dipingiran sebab rata-rata peserta didiknya dari kampung sendiri ditambah beberapa siswa dari desa tetangga. Sehingga, tambah guru Bahasa Indonesia tersebut merupakan prestasi yang luar biasa dan harus dipertahankan.

Ani putri pasangan Ahmad Abror-Isniati saat ditemui NU Online, Selasa (1/7) pagi mengatakan esainya berisi renungan Pemilu 1999 di Kabupaten Jepara yakni “konflik berdarah” PPP dan PKB. Sedangkan, terkait Pemilu 2014 politik praktis masuk pesantren untuk minta dukungan dari para kiai.

Dua indikasi yang ia temukan, partai politik “diagamakan” yang menjadikan agama tidak netral dan kiai yang terjerat “politik praktis” menjadikan kiai tidak netral pula.

Karena itu, lewat esai tersebut siswi pegiat IPPNU komisariat MA Safinatul Huda tersebut memberikan pernyataan sikap dengan program Pemikiran Pembaharuan Pemuda Pesantren Indonesia (P41)  yang tujuannya santri netral dari ancaman politik yang masuk pesantren, anti money politic (politik uang) dan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Kami berharap santri harus netral. Santri menerapkan iklim demokrasi yang sehat dan santun serta tragedi 1999 tidak terulang lagi untuk kedua kalinya, harap Ani. 

Syaifuddin menambahkan esai tersebut menjadi renungan khususnya bagi pemilih pemula khususnya santri. Santri lanjutnya harus memiliki wawasan demokrasi yang luas.

Dalam berdemokrasi jangan sampai kebablasan, harus tetap beretika dan berakhlakul karimah. Disamping itu, pilihan boleh beda asal tidak saling menghujat. [Syaiful Mustaqim]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara