"TERIMA KASIH" Anda telah memasuki Website Media Suara Online Terkini "SOT Jepara" Sebelum anda membaca semua berita yang telah kami rangkum sebelumnya kami akan jelaskan mengenai SOT Jepara ok... Suara Online Terkini adalah Media Online yang mampu menampung berbagai macam berita diantaranya Seputar Nasional, Metropolitan, Daerah, Ekonomi, Bisnis, Internasional, Sosial, Budaya, Agama, Pendidikan, Politik, Hukum, Kesehatan dll kami terima kritik dan saran melalui kontak kami.atau Hub: 085-229-333-371 Pin BB:7473F04F.
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Hari Terakhir "Anticoal Community Gathering" Satukan Barisan Tolak Energi Kotor Batubara

Anticoal Community Gathering di Bogor
BOGOR - suaraonlineterkini.com - Memasuki hari ketiga dan sekaligus hari terakhir acara "Anticoal Community Gathering" yang diselenggarakan Greenpeace Indonesia, di Sentul-Bogor Jawa Barat Minggu, 20/12/2015, membahas kampanye dari para aktivis lingkungan.

Sekitar 40-an peserta yang hadir dalam acara tersebut berasal dari perwakilan seluruh Indonesia, antara lain masyarakat sekitar PLTU Paiton, Pelabuhan Ratu, Cirebon, Batang, Kukar, Kampar Riau dan juga yang lainnya sangat antusis mengikuti acara tersebut awal hingga akhir.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, selain mengundang Praktisi dari akademisi, juga terlihat Otganisasi Lingkungan seperti Walhi, 3'50, Jatam dan juga Friends of Earth (FoE) Japan ikut mensukseskan acara ini.

Perwakilan Walhi, Pius mengatakan " dalam 5 tahun terakhir ini setidaknya sudah 200 PLTU Batubara di Amerika telah ditutup." karena memberikan sumbangsi polusi yang tidak sehat" juga kualitas PLTU di Indonesia 10 hingga 20 kali lebih jelek dari Amerika, imbuhnya.

Lain Pius, Bejo dari Aktivis 350 Mengungkapkan " 350 dalam mengkampanyekan aksi, kami berkolaborasi dengan insan seniman, anak jalanan, medsos dan juga story talking". dia juga menambahkan dalam kegiatannya 350 memberikan virus kepada mereka tentang bahaya Batubara.

Acara yang berakhir hingga larut malam tersebut  diakhiri dengan penampilan Taring padi seniman asal jogjakarta dengan menyanyikan lagu-lagu sosial masyarakat ciptaan mereka. "Dengan harapan dapat bermanfaat buat semua warga terdampak, Greenpeace  berkomitmen menolak energi kotor Batubara dengan menggantukan Energi terbarukan yang lebih sehat.

[Red]

Peringati Hari Anti Korupsi Kejaksaan Negeri Jepara Bagikan Kaos Kepada Para Pengguna Jalan

Peringati Hari Anti Korupsi
JEPARA - suaraonlineterkini.com - Dalam memperingati hari anti korupsi, Kejaksaan Negeri Jepara mengadakan pembagian kaos, stiker, serta buku tentang pemberantasan tindak pidana korupsi kepada warga masyarakat jepara yang jumlahnya masing-masing 200 buah. Pembagian ini dilakukan di depan Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Kamis (10/12).

"Ini merupakan salah satu upaya dari pihak Kejari Jepara dalam hal pencegahan dan pemberian informasi mengenai tindak pidana korupsi", kata Yuni Daru Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jepara dalam acara pembagian stiker dan kaos kepada warga yang melintas.

Beberapa Instansi di Jepara juga sudah berkomitmen dengan pihak Kejaksaan Negeri Jepara terkait upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Bentuk komitmen tersebut adalah adanya penandatanganan Mou antara pihak Kejaksaan Negeri dengan Pemerintah Kabupaten Jepara, R.S. Kartini Jepara, Badan Pertanahan Nasional Kantor Perwakilan Jepara, Badan Usaha Logistik (Bulog), BPJS, dan PLTU Tanjung Jati B,  dalam hal pencegahan tindak pidana korupsi. "Kita juga gencar melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, karena mereka adalah penerus generasi kita, sehingga perlu diberikan pemahaman tentang apa itu tindak pidana korupsi", katanya.

Dalam upaya pencegahan tindak pelanggaran pidana baik itu berupa korupsi maupun tindak pidana lainnya, pihak Kejaksaan Negeri Jepara juga sedang merancang program agar jaksa bisa melakukan sosialisasi sampai ke desa-desa yang berada di Jepara. " Kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan semua aspek hukum, seperti KDRT, kekerasan perempuan dan anak, narkotika, miras dll," terangnya. 
[RIZ]

Hari Pers Nasional, Momentum Lahirnya Nilai Nilai Kebebasan


JEPARA-suaraonlineterkini.com-Tanggal 09 Februari 1985 merupakan hari dimana ditetapkannya sebagai hari pers nasional, sudah 30 tahun hingga saat ini dunia pers Indonesia memberikan sajian informasi yang berguna bagi masayarakat, perubahan dari waktu kewaktu diharapkan mampu membawa dampak positif bagi bangsa dan Negara Indonesia.

Menilik kebelakang sejarah berdirinya hari P
ers nasional yang ditetapkan pada tanggal 9 februari juga didasari bahwa tanggal tersebut merupakan awal dibentuknya Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) di solo pada tahun 1946. Yang saat itu merupakan satu satunya wadah bagi para wartawan di Indonesia.
Dari waktu ke waktu semakin banyak pergeseran fungsi dan tugas dari media, baik media massa, elektronik, maupun cetak, kepentingan kepentingan politik yang di campur adukkan dengan pers membawa dampak negative bagi dunia jurnalistik, alih fungsi ini tak lain disebabkan hegemoni orang per orang yang mempunyai tujuan tertentu.

Fungsi pers sebagi media informasi, edukasi dan control social kadang tergerus oleh kepentingan individu dan golongan, untuk itu pers yang seharusnya independent secara prosedural terkadang mengesampingkan nilai nilai norma dan etika.
Momentum 9 februari inilah saatnya kita jadikan pers sebagai media informasi yang menghadirkan nilai nilai yang mendidik dan beretika, sebagi control social masyarakat dan ikut serta dalam pembangunan bangsa seperti yang termakbul dalam pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

Kebebasan berekspresi dan berpendapat sudah selayaknya dilindungi undang undang, namun tak jarang banyak dalam kasus tertentu terdapat intimidasi, intervensi dan ancaman ancaman yang bersifat individual yang dapat menghambat kebebasan pers dalam menyajikan informasi yang benar dan bernilai bagi masyarakat, wartawan sebagai salah satu bagian dari insan pers sangat berperan aktif dan vital demi menyajikan sebuah berita atau  kabar yang berguna bagi masyarakat luas.

Disini S.O.T sebagai salah satu media online di Indonesia dengan momentum hari pers nasional ini akan menyajikan dan memberikan informasi yang bersifat mendidik, berdasar kebenaran tidak tendensi dan hedonis, namun berusaha mengedepankan kemajuan bangsa, semoga dengan semakin dewasanya dapat memberikan manfaat yang baik dan dapat dijadikan spionase masyarakat untuk mengungkap kebenaran kebenaran yang terkadang terenggut oleh pihak atau golongan tertentu.
( z/dr)

Peduli Sosial Baznas Bantu Anak Didik Kurang Mampu

SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara tahun ini melaksanakan Pekan Peduli Sosial (PPS) untuk ketiga kalinya, dilaksanakan Senin-Sabtu (25-30/8). Kegiatan yang dilaksanakan selama sepekan ini melibatkan semua tingkatan pendidikan mulai Taman Kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT).

Ketua panitia PPS, Mustofa mengatakan kegiatan merupakan ajakan kepada peserta didik untuk sedekah. Sedekah yang diberikan seikhlasnya. Tujuannya untuk kebutuhan sosial khususnya untuk anak kurang mampu. “Hasilnya untuk pengembangan pendidikan. Semisal pengembangan Sarpras, membelikan anak buku, sepeda dan kebutuhan lain,” terangnya.

Dilakukannya Baznas Peduli karena pihaknya menilai tradisi bersedekah semakin minim. Makanya, Baznas menginisiasi kegiatan tersebut agar peserta didik gemar bersedekah sejak dini. Alhasil rasa kepedulian terhadap sesama meningkat.

Mantan Ketua KPUD Jepara tersebut, mewakil Ketua Baznas Jepara, H Ali Irfan Muhtar membeberkan hasil sedekah. “Hasil sedekah 50% untuk lembaga, 25% Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kecamatan dan 25% untuk Baznas Kabupaten,” tambah Mustofa.

Harapannya, peserta didik di setiap tingkatan terbantu dengan adanya sedekah tersebut. [Syaiful Mustaqim]

Menyambut Bulan Agustus pemuda Sidigede mengadakan Turnamen Catur

SOT Jepara - suaraonlineterkini.com - Pemuda Desa Sidigede kecamatan Welahan kabupaten Jepara dalam rangka menyambut datangnya bulan Agustus dengan mengadakan Turnamen Catur yang dilaksanakan di rumah Sugiono, Selasa-Kamis (29-31/7). Kegiatan diikuti 48 peserta dari 15 RT dengan sistem penyisihan grup dan diambil 3 juara, I, II dan III.


Ketua panitia, Junaidi Salim menyebutkan kegiatan untuk menyalurkan bakat dan minat masyarakat bidang catur.  Turnamen ini diadakan oleh Pemuda Desa Sidigede dalam menyambut Bulan Agustus dan tentunya demi menguatkan tali silaturrahim dibulan syawal ditengah masyarakat.

Abdul Hakim, Petinggi Desa Sidigede menyatakan kegiatan tersebut perlu dijadikan kegiatan rutinan setiap tahun untuk mencari bibit unggul catur.

“Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan ketingkat yang lebih tinggi baik kecamatan maupun kabupaten. Maka perlu dikonsep yang lebih baik dengan dipetakan sesuai umur,” imbuh Hakim. 

Pihaknya (Pemdes, red) mendukung kegiatan tersebut khususnya semua pihak yang telah memberikan kontribusi demi suksesnya kegiatan.

Junaidi menambahkan peserta tetap menjaga sportifitas sehingga kegiatan bisa menghibur masyarakat juga lahir atlit catur yang kompeten. [M Anis Fahmi/ qim]

Peran Pemuda Dalam Mempertahankan NKRI

SOT Jepara - MA Mathalibul Huda Mlonggo Jepara menggelar Seminar Kebangsaan: Peran Pemuda Dalam Mempertahankan NKRI berlangsung di halaman madrasah, Sabtu (17/5). Seminar yang diikuti 400 siswa menghadirkan H Mashudi Koramil Mlonggo dan Lukman Hakim bidang Litbang PC Lakpesdam NU Jepara.
 
Mashudi dalam paparannya pemuda mempunyai peran dalam mengisi kemerdekaan. Caranya dengan mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal agar pemuda tidak mudah tergerus derasnya arus globalisasi. Pemuda lanjutnya juga perlu menumbuhkan sifat berkarakter, tidak sekadar ikut-ikutan.

Pembicara lain, Lukman Hakim menyatakan dalam mengisi kemerdekaan harus percaya diri. Kemerdekaan sambung Lukman tidak lepas dari peran pemuda seperti peristiwa sumpah pemuda dan kebangkitan nasional.

“Sebagai pemuda juga harus waspada dan memegang teguh ideologi (Aswaja, red) karena banyak paham yang bersebarangan dengan Pancasila dan NKRI,” tegasnya.

Salah satu peserta, Zulfa Ristiana, siswi XII IPA menanyakan cara menumbuhkan nasionalisme. Mashudi menjawab dengan bangga menjadi warga Indonesia maka akan tumbuh benih-benih nasionalisme dalam pribadi masing-masing.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Malida Expo 2014 yang berlangsung Sabtu-Selasa (17-20/5). Beberapa rangkaian kegiatannya: Bazar, Lomba Rebana MTs, Lomba Mewarnai TK, Dialog Alumni, Parade Drumband dan Jalan sehat. [Syaiful Mustaqim]

Hari Buruh Nasional Sedunia untuk memperjuangkan nasib kaum Buruh

SOT Jepara - Kini saat nya para buruh nasional seluruh dunia memperjuangkan hak-haknya, bertepatan tanggal 1 Mei 2014 buruh seluruh dunia memperingati Hari Buruh Nasional dengan kata lain May Day. Peringatan hari buruh dimaksudkan sebagai upaya perjuangan sekaligus perayaan keberhasilan ekonomi para pekerja di seluruh dunia, sebenarnya peringatan ini sudah ada pada jaman dahulu sejak Indonesia belum merdeka tahun 1920 di mana saat itu wilayah Indonesia masih berada di dalam kekuasaan pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Bagaimana hari buruh nasional atau yang dikenal dengan sebutan  May Day lahir pada 1 Mei,  dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Sangat disayangkan, sejak era Orde Baru, peringatan hari buruh di Indonesia tidak boleh dilakukan. Pasalnya, gerakan kaum buruh oleh rezim Soeharto kerap diidentikkan dengan paham komunis yang sangat terlarang pada masa itu. Baru setelah kekuasaan Orde Baru runtuh pada 1998, kaum pekerja di Indonesia kembali boleh merayakan Hari Buruh Nasional hingga saat ini.

Tanggal 1 Mei inilah jutaan orang di tanah air bahkan seluruh dunia merayakan Hari Buruh Nasional dengan menggelar berbagai macam aksi sebagai bentuk perjuangan demi perbaikan nasib kaum pekerja di Indonesia, namun tidak bias dipungkiri perusahaan di Indonesia masih banyak yang melakukan kecurangan tindakan tidak adanya keadilan bagi para kaum Buruh, Sejahteralah Kaum Buruh Indonesia. [Red]

Selamat Hari Kartini 2014

R.A. Kartini
SOT Jepara - Untuk mengenang jasa-jasa R.A Kartini berikut adalah Sejarah singkat tentang Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat.
Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini. [Red]

13 tewas, Banjir Manado berangsur surut

Menurut PMI Sulawesi Utara, evakuasi terhadap warga yang menjadi korban banjir dilanjutkan pada Kamis ini, setelah upaya ini sempat terganggu pada Rabu (15/01) malam akibat ketinggian dan arus air bah.
"Banyak sekali pengungsi di beberapa titik, yang menumpang sementara di masjid, hotel, gereja atau sekolah. Hari ini kita mulai berencana menangani pengungsi," kata Komandan tim satuan penanganan bencana, Sulut, Irwan Lalegit, Kamis (16/01) siang, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon.
Menurutnya, air bah yang nyaris melumpuhkan Kota Manado pada Rabu kemarin, hari ini mulai surut sehingga jalur utama transportasi di dalam Kota Manado sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. 

"Jalur utama transportasi di Manado sudah bisa dilalui. Di beberapa wilayah, kalau kemarin terendam sampai 3 meter, sekarang tinggal kira-kira semata kaki," ungkapnya.
Namun demikian, ada beberapa wilayah di dalam Kota Manado yang masih terendam air sehingga menyulitkan evakuasi bagi korban. "Misalnya Kampung Arab dan Merdeka yang dekat dengan sungai," kata Irwan.
Jalur transportasi yang menghubungkan Manado-Tomohon juga masih terputus. "Akibat dua titik tanah longsor," kata Irwan Lalegit.

13 orang tewas

Sementara, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, jumlah korban tewas akibat banjir di Manado dan sekitarnya bertambah menjadi 13 orang.
Banjir di Manado di beberapa wilayah mencapai ketinggian empat meter.
Dua orang dinyatakan hilang dan 40 ribu orang mengungsi, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan kepada media, Kamis (16/01)
Menurut BNPB, banjir ini terjadi di enam kabupaten/kota yaitu Manado, Minahasa Utara, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Kepulauan Sangihe.
"Korban tewas tercatat berada di Manado lima orang, di Tomohon lima orang dan Minahasa ada tiga orang," kata Sutopo.
Menurut Sutopo, hujan deras di wilayah Sulawesi Utara dipicu sistem tekanan rendah di perairan selatan Filipina yang menyebabkan pembentukan awan intensif.
Sebagian sungai di Manado meluap dan menenggelamkan ribuan rumah.
Selain itu, menurutnya banjir ini terjadi akibat adanya konvergensi dampak dari tekanan rendah di utara Australia.
"Sehingga awan-awan besar masuk ke wilayah Sulut," katanya.
"Bencana kali ini lebih besar daripada sebelumnya yang pernah terjadi pada tahun 2000 yang menyebabkan 22 tewas, dan Februari 2013 yang menyebabkan 17 tewas," imbuhnya.
BPBD Sulut dibantu personel TNI, Polri, SAR dan relawan lainnya masih melakukan evakuasi terhadap warga.

Daftar Lokasi Pemasangan RFID SPBU di Jakarta

Pemasangan RFID di SPBU
Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no. 1/2013 tentang pengendalian penggunaan BBM yang menyatakan semua jenis kendaraan bermotor yang dimiliki atau dikuasai oleh Instansi Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah, mobil barang dengan jumlah roda lebih dari empat buah untuk pengangkutan hasil kegiatan perkebunan dan pertambangan serta mobil barang dengan jumlah roda lebih dari 4 buah untuk pengangkutan hasil kegiatan kehutanan dilarang menggunakan BBM Bersubsidi.
Berkaitan dengan peraturan menteri ESDM tersebut, PT Pertamina (Persero) meluncurkan program SMPBBM atau Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak agar lebih tepat sasaran. Program ini memanfaatkan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) sebagai alat untuk mendata dan memantau penggunaan BBM yang dipasang pada kendaraan bermotor di seluruh Indonesia secara gratis.
Menurut informasi dari Kementerian ESDM, RFID Tag memiliki fungsi sebagai berikut: 
Menyimpan identitas kendaraan dalam sistem monitoring dan pengendalian BBM Mengenali identitas kendaraan, baik dinas maupun pribadi dalam sistem monitoring dan pengendalian BBM Memberikan otorisasi pada sistem untuk kendaraan melakukan pengisia
n BBM Sebagai alat yang wajib digunakan pada kendaraan untuk pengisian BBM bersubsidi
Berikut langkah-langkah partisipasi Program SMPBBM :
Datang ke SPBU pertamina atau ke tempat-tempat pemasangan RFID terdekat Didata dengan input data dari STNK pemilik kendaraan Diprogram melalui perangkat RFID Programmer, dimana informasi seperti nomor polisi, jenis, serta kategori kendaraan, disimpan di dalam perangkat RFID Tag Dipasang pada mulut tangki pengisian bahan bakar kendaraan Dibaca oleh RFID Reader dan ditampilkan pada layar HMI. Saat data terbaca pada HMI, berarti Anda siap dimonitor.
    Berikut lokasi tempat pemasangan RFID di Jakarta:
    Area Jakarta Pusat
    34-10401 Jl. Kramat Raya No. 116 (SPBU) Kontak: (021) 3106507
    31-10202 Jl. Abdul Muis No. 68 Kel. Petojo Selatan (SPBU) Kontak: 3505652, 3505574
    31-10701 Jl. Industri II Kemayoran (SPBU) Kontak: 65866242
    31-10303 Jl. Cikini Raya Kel. Cikini Kec. Menteng (SPBU) Kontak: 3140108
    34-12902 Jl. Gatot Subroto Kav. 31 (SPBU) Kontak: 5201415
    31-12802 Jl. MT Haryono Kav. 18 (SPBU) Kontak: 8379423437
    34-12703 Jl. Raya Pasar Minggu 14, Pancoran (SPBU) Kontak: 7995132
    31-12902 Jl. HR. Rasuna Said Kav. X2/2 (SPBU) Kontak: 52922061
    34-12510 Jl. TB. Simatupang (SPBU) Kontak: 78834340
    Area Jakarta Utara
    34-14204 Jl. Raya Yos Sudarso (SPBU) Kontak: 6509113
    34-14210 Jl. Sentra Bisnis Artha Gading Blok D Kav 2 (SPBU) Kontak: 45847905, 33076250
    34-14307 Jl. Danau Sunter Selatan Blok 05 No. 10 (SPBU) Kontak: 98295308
    34-14209 Jl. Logistic No. 85 Pegangsaan (SPBU) Kontak: 44836764
    34-14413 Jl. Benyamin Suaeb EX Bandara Kemayoran (SPBU) Kontak: 64703028
    34-14408 Jl. Budi Mulia Ry Pademangan (SPBU) Kontak: 6411935
    34-14405 Jl. Kampung Bandan (SPBU)
    34-14403 Jl. Pluit Raya Selatan No. 10 Kel. Pluit Kec. Penjaringan Kontak: 6690878
    34-14107 Jl. Raya Cakung Cilincing (KBN) No. 17 (SPBU) Kontak: 44835702
    34-14207 Jl. Plumpang Semper (SPBU) Kontak: 4351360
    34-14301 Jl. Sunter Paradise (SPBU) Kontak: 64716448
    Area Jakarta Barat
    34-11403 Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 6-8 RT. 11 RW. 06 Palmerah Kontak: 5360463
    34-11712 Jl. Daan Mogot KM 4-5 Kel. Cengkareng Timur (SPBU) Kontak: 5451688
    34-11708  Cengkareng (SPBU) Kontak: 5443397
    34-11713 Jl. Raya Daan Mogot KM.10 Pesing (SPBU) Kontak: 5451551, 5450571, 5455850
    Area Jakarta Timur
    31-13101 Jl. Pramuka Raya (SPBU) Kontak: 8519764, 95357600
    34-13409 Jl. Raden Inten (SPBU) Kontak: 8602531
    34-13414 Jl. Basuki Rahman No. 64 (SPBU) Kontak: 8566043
    34-13419 Jl. Raden Inten Kec. Duren Sawit (SPBU) Kontak: 86607268
    34-13506 Jl. Pusdik Depnaker No. 80 Pinang Ranti (SPBU) Kontak: 08121864393
    34-13806 Jl. Supriyadi No. 27 Ciracas (SPBU) Kontak: 8403369, 91262844
    34-13422 Jl. Raya Kalimalang Pd. Kelapa (SPBU) Kontak: 70806366
    34-13907 Jl. Centra Primer (SPBU) Kontak: 48701889
    34-13908 Jl. Hamengkubuwono IX (SPBU) Kontak: 46823161 46626226
    34-13421 Jl. I Gusti Ngurah Rai Pondok Kopi (SPBU) Kontak: 94500177, 0816704791
    34-13208 Jl. Rawamangun Muka Raya No. 1 (SPBU)
    34-13206 Jl. Raya Pemuda Rawamangun (SPBU) Kontak: (021) 4897333
    34-13205 Jl. Printis Kemerdekaan (SPBU) Kontak: 4895048
    34-13505 Jl. Raya Bogor KM…, Kramat Jati (SPBU) Kontak: 80880513
    34-13802 Jl. Raya Pondok Gede (SPBU) Kontak: 8400156
    34-13502 Jl. Raya Condet (SPBU)
    31-13701 Jl. Raya Bogor KM.28 Ps. Rebo (SPBU).

Orang yang Langgar Aturan di Jakarta Ahok Janji akan di Sikat


Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan tak akan memilah-milah dalam penegakan hukum di Jakarta. Tidak hanya warga kecil, pengusaha sekalipun, yang terbukti melanggar hukum bakal disikat.
"Saya sudah melakukan kerjasama dengan aparat seperti Kejaksaan dan Pengadilan. Jadi kalau ada pengusaha nakal itu sikat saja," ujar Ahok dalam acara Rembuk Provinsi yang digelar di Hotel Lumire, Jakarta, Senin (2/12/2013).
Menurut Ahok pelanggaran yang dilakukan warga kelas atas atau pengusaha biasanya memakai tameng warga kecil. Ia menyontohkan kasus relokasi warga. Pemerintah ingin merelokasi warga dari suatu wilayah ke tempat yang layak, tapi ditolak.
"Jadi mereka (warga kecil) dibayar untuk menghalang-halangi langkah pemprov untuk relokasi. Sebab lahan usahanya diganggu," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ahok juga menyatakan tak peduli bila dirinya kemudian dianggap diktator atau disamakan dengan mendiang Presiden Soeharto dalam kasus ketegasan menegakkan hukum.
"Mereka bilang diktator gitu lho. Semua itu kan ada di Undang-Undang. Itu sesuai Perda (Peraturan Daerah). Saya hanya menyuarakan. Ya bagus lho kalau seperti pak Harto," tutur Ahok.

Seruan Jihad Menyambut Pertempuran 10 November 1945

Pagi hari tanggal 9 November 1945 tiga pesa
wat bomber melayang-layang di atas langit Surabaya sambil menyebarkan pamflet berisi ultimatum yang ditandatangani Mayor Jenderal E.C.Mansergh, yang isinya:

Kepada semua Bangsa Indonesia di Surabaya!

Tanggal 9 November 1945 tiga pesawat bomber melayang-layang di atas langit Surabaya sambil menyebarkan pamflet ultimatum yang ditandatangani Mayor Jenderal E.C.Mansergh, yang isinya:

Kepada semua Bangsa Indonesia di Surabaya!

Pada tanggal 28 Oktober 1945, rakyat Indonesia di Surabaya secara tidak jujur sekonyong-konyong menyerang angkatan perang Inggris yang datang untuk melucuti dan mengumpulkan angkatan perang Jepang, memberi bantuan kepada tawanan perang sekutu dan interniran, dan menyelenggarakan keamanan dan ketertiban.

Dalam pertempuran yang berturut terjadi, maka banyak anggota kekuasaan Inggris menjadi korban, mati atau luka-luka; ada pula yang hilang. Perempuan dan anak-anak yang diinternir dibunuh secara kejam. Dan belakangan Brigadir Jenderal Mallaby dibunuh secara tidak jujur, yang pada waktu itu sedang berusaha memegang teguh persetujuan penghentian permusuhan yang telah dilanggar oleh pihak Indonesia tadi.

Kesalahan-kesalahan tersebut di atas tidak dapat dibiarkan begitu saja. Berdasarkan ini, saya mengeluarkan perintah yang harus dapat dilaksanakan. Selanjutnya pada tanggal 10 November 1945 Jam. 06.00 akan saya kerahkan semua kesatuan angkatan laut, darat dan udara di bawah komando saya untuk menundukkan orang-orang Indonesia yang mengabaikan perintah saya. Mereka bertanggung-jawab atas pertumpahan darah yang tak dapat dihindarkan
9 November 1945
Komando Angkatan Darat Sekutu Jawa Timur                                                                                                      ttd
E.C.Mansergh – Mayor Jenderal

Pamflet berisi ultimatum Mayor Jenderal E.C.Mansergh itu disusul Instruksi yang juga disebar dari pesawat terbang, yang isinya: (1) Pihak Indonesia harus menyerahkan semua tawanan pada tanggal 9 Novermber jam 18.00; (2)  Semua pimpinan Indonesia  harus melaporkan diri pada 9 November 1945 di Jalan Jakarta dengan membawa senjata yang diletakkan 100 yard dari tempat berkumpul untuk menandatangani perjanjian menyerah tanpa syarat; (3)  a.Bangsa Indonesia lain yang bersenjata harus melapor ke Westerbuiten Weg atau ke Darmo bouleverd dan Coen Bouleverd dengan mengibarkan bendera putih; (3) b. Yang diperkenankan membawa senjata hanya polisi berseragam dan TKR yang teratur; (4) tentara sekutu akan mengadakan pembersihan di dalam kota dan siapa yang diketahui menyimpan senjata akan dihukum mati; (5) Siapa yang mengaggu interniran sekutu akan dijatuhi hukuman mati; (6) para perempuan dan anak-anak Indonesia yang akan meninggalkan kota dibolehkan pada tanggal 9 November 1945 jam 19.00 terbatas pada jurusan Mojokerto dan Sidoarjo  lewat  jalan  besar.

Arek-arek Surabaya meraung marah membaca ultimatum dan instruksi E.C.Mansergh yang sangat merendahkan martabat Bangsa Indonesia. KH Hasyim Asy’ari yang saat itu berada di Surabaya, menyambut hinaan Mayor Jendera E.C.Mansergh itu dengan mengubah isi Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 menjadi lebih operasional, yaitu dari pernyataan resolusi berbunyi:

Berperang menolak dan melawan pendjadjah itoe Fardloe ‘ain (jang haroes dikerdjakan oleh tiap-tiap orang Islam, laki-laki, perempoean, anak-anak, bersendjata ataoe tidak) bagi jang berada dalam djarak lingkaran 94 km dari tempat masoek dan kedoedoekan moesoeh. Bagi orang-orang jang berada di loear djarak lingkaran tadi, kewadjiban itu djadi fardloe kifajah (jang tjoekoep, kalaoe dikerdjakan sebagian sadja…”    menjadi “Bagi tiap-tiap orang Islam, laki-laki, perempoean, anak-anak (bersenjata ataoe tidak) yang berada dalam djarak lingkaran 94 km dari Soerabaja, Fardloe ‘Ain hukumnya untuk berperang  melawan moesoeh oentoek membela Soerabaja..

Seruan jihad yang disampaikan KH Hasyim Asy’ari pada 9 November 1945 itu dengan cepat menyebar ke berbagai daerah yang berjarak sekitar 94 km dari Surabaya seperti Mojokerto, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Jombang, Malang, dan bahkan ke daerah-daerah yang lebih jauh seperti Probolinggo, Jember, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi, Rembang, bahkan Cirebon. Para kyai, santri, satuan-satuan dari barisan Hizbullah dan Sabilillah berbondong-bondong ke Surabaya, bergabung dengan pasukan TKR Kota Surabaya, PRI, BPRI, TKR Laut, TKR Pelajar, Polisi Istimewa, Barisan Buruh, dan warga Kota Surabaya untuk menyambut serangan umum pasukan Inggris di bawah Mayor Jenderal E.C.Mansergh pada 10 November 1945.

Oleh karena perang melawan kekuatan pasukan Inggris pada 10 November 1945 dilandasi semangat Jihad Fii Sabilillah, maka teriakan “Allahu Akbar!” sebagai penanda jihad dikumandangkan sejak peluru pertama meletus sampai tarikan nafas terakhir seorang pejuang kehilangan nyawa menjadi syuhada. Dan Inggris yang menduga Rakyat Surabaya akan tunduk menyerah dalam tempo tiga hari – setelah kota dibombardir dari darat, laut dan udara – terbukti harus bersimbah darah dan airmata karena sampai tiga bulan bertempur, kekuatan rakyat Indonesia yang dikobari semanbgat Jihad fii Sabilillah tidak kunjung menyerah. Dan Inggris pun menandai momentum bersejarah yang paling keras itu dengan sebaris kalimat

Pertempuran Surabaya, 10 November 1945

Pertempuran Surabaya terjadi pada tanggal 10 November 1945. Mengapa pertempuran ini dianggap penting dan merupakan peristiwa besar? Karena memang inilah pertempuran terbesar yang terjadi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pertempuran ini menjadi semacam bukti militansi rakyat Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan yang baru 3 bulan sebelum nya diproklamirkan.
pertempuran di Surabaya 1945
Pertempur`n Surabaya
Pertempuran Surabaya atau lebih dikenal dengan pertempuran 10 November 1945 dilatarbelakangi dengan adanya perbedaan persepsi tentang kepemilikan senjata. Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat Indonesia yang baru saja mendapatkan senjata rampasan dari tentara Jepang yang menyerah diperintahkan oleh Inggris (yang waktu itu dalam misi untuk melucuti tentara Jepang yang kalah perang dan mengatur pemulangan tentara Jepang ke Jepang) untuk menyerahkan senjata. Perintah itu dipandang oleh Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat Indonesia sebagai intervensi terhadap kedaulatan kemerdekaan karena berarti Indonesia tidak diperkenankan untuk melindungi diri sendiri. Apalagi ada gelagat Belanda ingin menggunakan perintah penyerahan senjata itu sebagai cara melemahkan pertahanan Indonesia demi keinginannya untuk kembali menjajah Indonesia (waktu itu Belanda membonceng Inggris untuk masuk kembali ke Indonesia dalam misi bernama NICA = Netherlands Indies Civil Administration)

Sejak perintah penyerahan senjata itu muncul kondisi di Surabaya sudah mulai kurang kondusif. Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat yang semula mendukung dan membantu tentara Inggris dalam melucuti tentara Jepang, mulai mengambil jarak dan mulai melakukan perlawanan terhadap Inggris demi mempertahankan senjata dan kedaulatan nya untuk mempertahankan diri. Serangan terhadap tentara Inggris dan Belanda mulai terjadi sampai saat itu Bung Karno dan Bung Hatta terpaksa diterbangkan ke Surabaya oleh Inggris demi menenangkan keadaan. Gencata senjata sementara sempat terjadi, sampai suatu peristiwa memicu pertempuran besar terjadi, yaitu meninggalnya Jenderal Mallaby ditangan para gerilyawan Indonesia.
Mobil Jenderal Mallaby yang terbakar
Mobil Jenderal Mallaby yang terbakar
Sampai saat ini belum jelas betul kenapa Jenderal Mallaby akhirnya meninggal dalam peristiwa itu. Ada yang bilang ditembak oleh gerilyawan, ada yang bilang karena salah pengawalnya sendiri yang waktu itu panik melihat mobil Mallaby dikepung oleh gerilyawan dan akhir nya melemparkan granat yang menyebabkan bagian belakang mobil Mallaby terbakar. Namun peristiwa meninggalnya Jenderal Mallaby itu sungguh membuat tentara Inggris murka dan mengultimatum Tentara Keamanan Rakyat serta rakyat khusus nya di Surabaya, untuk menyerahkan senjata nya paling lambat 10 November 1945 atau akan diserbu oleh tentara Inggris.
 
Mendengar ultimatum tersebut Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat Surabaya bukannya takut, melainkan menjadi lebih gigih dan berkobar semangatnya. Terlebih lagi saat itu beberapa organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Masyumi sempat juga mengeluarkan pernyataan bahwa perang mempertahankan kedaulatan adalah bentuk jihad. Ditambah sosok Bung Tomo yang dengan pidato-pidatonya terus memompa semangat perjuangan.
Bung Tomo berorasi
Bung Tomo berorasi
Sejarah mencatat bahwa ultimatum penyerahan senjata itu tidak ditanggapi oleh Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat di Surabaya, sehingga 10 November 1945 terjadilah pertempuran besar di Surabaya. Dalam waktu 3 hari, tentara Inggris memang berhasil menguasai kota Surabaya, tetapi serangan-serangan dari Tentara Keamanan Rakyat dan rakyat di Surabaya berlangsung selama sekitar 3 minggu. Tentara Inggris sangat kewalahan menghadapi pertempuran itu sampai harus mendatangkan bala bantuan dan memborbardir kota Surabaya dengan pesawat terbang dan kapal perang nya.
 
Walaupun akhirnya tentara Inggris berhasil menguasai kota Surabaya, namun pertempuran itu menjadi sebuah bukti bahwa Indonesia sudah menjadi suatu negara yang berdaulat dan rakyat Indonesia sepenuhnya mendukung kemerdekaan itu sampai rela berjuang mati-matian demi mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan itu. Pertempuran itu juga menjadi semacam pembangkit semangat seluruh rakyat Indonesia untuk tetap mempertahankan kemerdekaan yang diproklamirkan 17 Agustus 1945, sama seperti pertempuran Alamo di Texas yang membangkitkan semangat rakyat Amerika untuk mempertahankan diri terhadap serangan tentara Mexico. Pemerintah Indonesia akhirnya menetapkan tanggal 10 November 1945 sebagai Hari Pahlawan demi menghormati semangat juang arek-arek Suroboyo (sebutan untuk rakyat di Surabaya) yang berjuang mempertahankan kedaulatan sampai gugur dimedan perang.

Pasar Rakyat Harus Bisa Saingi Supermarket

Gubernur DKI Jak

"Target kita pasar rakyat ini manajemennya seperti pasar modern tapi pola pasarnya tradisional," ujar Jokowi, sapaan akrab gubernur yang dilantik pada 15 Oktober 2012 lalu ini.

Menurut dia, agar bisa bersaing di tengah gempuran supermarket, pasar rakyat akan didesain supaya bisa memberikan kenyamanaan berbelanja pada pengunjung. Mulai dari lingkungannya yang bersih dan tidak becek, serta memiliki lahan parkir yang luas.

Selain itu, kata dia, pasar rakyat juga akan memiliki zonasi yang jelas, mulai dari zona pakaian, sayur-sayuran, peralatan rumah tangga, serta ikan dan daging. "Harus ada zonasi supaya semua tidak campur aduk," kata mantan Walikota Solo tersebut.

Menurut Jokowi, setelah lima pasar rakyat yang menjadi proyek percontohan tersebut rampung, Pemprov akan kembali menganggarkan pembangunan 30 pasar rakyat lain tahun depan. Ketiga puluh pasar rakyat tersebut akan dibangun menggunakan dana yang berasal dari APBD.
arta Joko Widodo mengatakan, lima pasar rakyat yang akan dibangun Pemprov DKI akan dikelola dengan manajemen yang lebih modern. Hal itu, kata dia, supaya pasar tradisional bisa bersaing dengan supermarket atau pasar modern.

Pawai Sambut Muharam Bidah Hasanah

Peringatan tahun baru Hijriah 1 Muharam 1435 Hijriah dimeriahkan pawai obor oleh warga Depok, Jawa Barat, disusul pembacaan doa akhir dan awal tahun hijriah.
"Tahun baru Islam ini diperingati dengan meriah dan khusyuk. Mulai dari pembacaan doa akhir maupun awal tahun di masjid, serta pawai obor sampai pawai balon," kata tokoh NU Kota Depok KH. M. Harirudin, Selasa.
Ia mengatakan pawai keliling kampung di RW 8, Bojong Pondok Terong, Cipayung yang dikoordinir MT. Nurul Mubtadiin tersebut merupakan bagian dari Syiar Islam atau bidah hasanah.
"Anak muda memiliki kreativitas tinggi dan sarananya sesuai dengan kalangannya," katanya.
Dikatakannya pawai obor di malam tahun baru hijriah ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan semangat ke-Islaman bagi generasi muda. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan seni bernafaskan Islam seperti Marawis, Hadrah, bedug dan sebagainya.
"Kami tetap memandang perlu kegiatan tersebut sebagai tradisi yang harus kita lestarikan," ujarnya.
Sementara itu sejumlah remaja masjid RW 12 Mampang, Pancoran Mas Kota Depok menggelar pawai balon untuk memeriahkan tahun baru Islam tersebut. Ratusan warga tersebut berkeliling kampung dengan membawa balon udara.
"Ada 200 balon udara yang kami bawa dan akan kami lepas keudara," jelas Pembina Remaja Masjid Al-Ikhlas Mampang Ustadz Ahmad Erwin.
Dikatakannya pergantian tahun baru Islam harus dilakukan dengan suka cita karena mempunyai makna hijrah dari kebodohan dan kemalasan. "Kami harap tahun depan kita semua dapat lebih baik lagi dalam beribadah," katanya.

Dahlan Iskan minta maaf kepada masyarakat Musirawas


SOT - Menteri BUMN, Dahlan Iskan, minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, karena tidak hadir dalam acara penyambutan, Sabtu (2/11).

"Saya sudah berupaya tiba tepat waktu, namun maskapai dari Jakarta-Bengkulu tertunda, maka jadwal juga ikut terkena imbasnya," kata Iskan, yang tiba di Pendopo Bupati Musirawas pukul 22.20 WIB, Sabtu malam (2/11).

Ia mengatakan, kunjungan ke Musirawas itu sudah lama dijadwalkan, berhubung banyak kesibukan yang tidak bisa ditunda, maka baru akhir pekan ini bisa terlaksana.

Awalnya dia naik pesawat kecil dari Bandara Fatmawati Soekarno-Silampari Lubuklinggau, namun akibat ada hambatan penerbangan Jakarta-Bengkulu, maka harus naik angkutan darat dari Bengkulu-Lubuklinggau.

Bupati Musirawas, Ridwan Mukti, memaklumi keterlambatan Iskan itu, apalagi jarak tempuh Bengkulu-Lubuklinggau sekitar empat jam perjalanan meskipun jaraknya hanya 135 kilometer.

peningkatan ekspor furniture ke Eropa terbuka luas

Peluang peningkatan ekspor furniture dan produk kerajinan berbahan baku kayu ke Uni Eropa semakin terbuka luas, seiring dengan diakuinya kebijakan sistem verifikasi legalitas kayu (SLVK) oleh negara-negara kawasan tersebut.

"Kami harapkan nilai ekspor furniture nasional terus meningkat. Terlebih kayu asal Indonesia telah diakui kualitasnya oleh negara-negara anggota Uni Eropa," kata Wamenperin Alex SW Retraubun pada pembukaan pameran furniture dan produk interior di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan kebijakan SLVK yang menjamin legalitas bahan baku kayu bagi industri furniture tersebut telah resmi diakui Uni Eropa melalui perjanjian Forest Law Enforcement, Governance and Trade Voluntary Partnership Agreement pada 30 September 2013 di Brussel.

Selama ini tujuan utama ekspor furniture Indonesia adalah Amerika Serikat (AS), Perancis, Jepang, Inggris, dan Belanda. Pada Januari-Juli 2013 ekspor furniture kayu telah mencapai 711,3 juta dolar AS dan ekspor rotan olahan mencapai 96 juta dolar AS.

Pada 2012 ekspor furniture kayu mencapai 1,22 miliar dolar AS dan ekspor rotan olahan mencapai 202 juta dolar AS. Ekspor kedua produk tersebut, kata Alex, cenderung berfluktuasi, sehingga perlu mendapat perhatian yang serius.

Berdasarkan bahan bakunya, kontribusi ekspor furniture terbesar masih dari kayu sebesar 59,5 persen, metal 8,1 persen, rotan 7,8 persen, plastik 2,3 persen, bambu-bambuan 0,5 persen, dan lainnya 21,3 persen.

"Industri furnitur adalah salah satu industri berbasis kayu atau rotan bernilai tambah tinggi dan mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Selain itu  industri ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian dalam negeri," ujar Alex.

Oleh karena itulah, Kemenperin menyelenggarakan pameran furniture dan produk interior mulai 29 Oktober sampai 1 November 2013  untuk membantu promosi produk tersebut. Sejumlah industri furniture dari  daerah ikut pada pameran tersebut antara lain dari  dari DKI Jakarta, Cirebon, dan Jepara, di samping Palu (Sulawesi Tengah).

industri kemasan harus memiliki standar

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) AlexSW Retraubun Industri kemasan harus memiliki standar untuk menjaga kualitas dan meningkatkan daya saing dalam menghadapi pasar bebas, khususnya di ASEAN.

"Industri kemasan juga harus memiliki standar. Intinya, semua hasil produksi dalam negeri harus memiliki standar untuk meningkatkan daya saing," katanya di sela-sela pameran kemasan, di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan perhatian terhadap standar dan kualitas pada kemasan sangat penting, karena kemasan merupakan awal penilaian konsumen terhadap suatu barang dan menarik mereka untuk membeli.

Industri kemasan, lanjut dia, selama ini didorong oleh pertumbuhan industri makanan dan minuman, farmasi, maupun barang kebutuhan konsumen lainnya.

Berdasarkan bahan baku yang dipergunakan, industri kemasan dapat dibagi menjadi lima sektor yakni, kertas dan karton, plastik kaku, plastik fleksibel, kemasan logam, dan kemasan gelas atau kaca.

Sebanyak 40 persen kemasan yang dipergunakan di Indonesia merupakan kemasan kertas dan karton, 34 persen kemasan plastik, 14 persen kemasan logam, dan 11 persen kemasan gelas.

Pemerintah sendiri terus mendorong perkembangan dan peningkatan daya saing khususnya industri kemasan, dengan memperkuat struktur industri hulu ke hilir, dan menurunkan tarif bea masuk bahan baku untuk yang belum bisa diproduksi dalam negeri.

Selain itu, juga mendorong inovasi teknologi proses produksi yang efisien dan bernilai tambah tinggi, mendorong pertumbuhan sektor industri pengguna kemasan terutama pada industri makanan, minuman dan farmasi.
 

Pengunjung SOT Jepara

Support : Creating Website | Maz Kizin | Redaksi
Copyright © 2014. Suara Online Terkini - All Rights Reserved
Template Created by SOT Jepara Published by Maz Kizin
Proudly powered by SOT Jepara